Ilustrasi. Perbedaan manfaat olahraga pagi dan sore hari bisa dijadikan pertimbangan untuk memilih waktu yang tepat. F.Ist

Kapan waktu yang tepat untuk berolahraga? Beda waktu olahraga, beda pula manfaat yang didapat. Kenali perbedaan manfaat olahraga pagi dan sore hari berikut ini.
Olahraga jadi salah satu kunci menjaga kesehatan secara menyeluruh. Rutin berolahraga membuat tubuh tetap prima dan menjaga fungsi organ-organ tubuh tetap bekerja maksimal.

Banyak orang fokus pada jenis olahraga yang dilakukan. Misalnya, jenis olahraga seperti squat dan angkat beban dilakukan untuk mereka yang ingin membentuk otot. Sementara olahraga joging dan senam aerobik banyak dipilih mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Namun, tak cuma jenisnya. Waktu berolahraga juga memainkan peran penting dalam memberikan manfaatnya untuk kesehatan.

Beberapa orang memilih olahraga di pagi hari. Beberapa lainnya justru memilih olahraga di sore atau malam hari.

Tak ada waktu yang tepat untuk berolahraga. Pada dasarnya, olahraga pagi atau malam hari sama saja. Hanya saja ada beberapa manfaat berbeda yang bisa didapat dari olahraga pagi dan malam.

Berikut perbedaan manfaat olahraga pagi dan sore hari.

Manfaat Olahraga Pagi
Di pagi hari, rasa kantuk dan sendi serta otot yang masih kaku usai bangun tidur terkadang menjadi kendala berolahraga.

Namun, di luar kendala yang kerap muncul tersebut, ada beberapa manfaat olahraga pagi yang bisa Anda dapatkan. Berikut mengutip Healthline.

1. Suasana tenang
Pagi hari identik dengan suasana senang dengan udara yang masih segar. Masih sedikitnya kendaraan yang berlalu lalang membuat Anda bisa fokus untuk berolahraga.

Selain itu, pikiran juga relatif tenang di pagi hari karena belum banyak gangguan yang muncul seperti telepon, pesan, atau pekerjaan yang mengantre.

2. Pola makan jadi lebih sehat
Studi menemukan, olahraga pagi mendorong seseorang memilih pola makan yang lebih sehat sepanjang hari.

Studi yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity meneliti ribuan mahasiswa yang menyelesaikan program olahraga selama 15 minggu. Hasilnya, dalam pemantauan, mereka ditemukan mengurangi konsumsi daging merah dan gorengan.

3. Hormon kortisol jadi seimbang
Kortisol merupakan hormon yang membuat seseorang terjaga dan waspada. Kortisol juga kerap dianggap sebagai hormon stres yang bisa memicu masalah.

Pada kondisi normal, kadar kortisol meningkat di pagi hari dan turun di malam hari. Olahraga pagi membuat tubuh memanfaatkan kadar kortisol yang sedang naik.

Olahraga pagi cocok bagi Anda dengan kondisi hormon yang fluktuatif. Dengan memicu kortisol di pagi hari, tidur akan lebih nyenyak di malam hari.

4. Menambah energi
Saat berolahraga, oksigen dan nutrisi mengalir ke jantung dan paru-paru. Kondisi ini menyehatkan sistem kardiovaskular, meningkatkan sistem imun, dan stamina secara keseluruhan.

Olahraga pagi bisa membuat Anda berenergi sepanjang hari.

5. Meningkatkan fokus
Aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan fokus. Olahraga pagi bisa membantu Anda meningkatkan fokus saat bekerja di siang hari.

Studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine menemukan, olahraga pagi meningkatkan daya tangkap, visual, dan kemampuan pengambilan keputusan.

Dengan kata lain, olahraga pagi dapat meningkatkan kemampuan kognitif sepanjang hari. Manfaat akan lebih maksimal jika olahraga teratur dibarengi dengan istirahat yang cukup.

6. Meningkatkan suasana hati
Aktivitas fisik dapat menenangkan suasana hati yang kacau balau. Olahraga akan memicu pelepasan hormon endorfin atau hormon yang dikaitkan dengan perasaan senang.

7. Mempercepat penurunan berat badan
Sebuah studi menemukan, olahraga pagi paling efektif untuk menurunkan berat badan. Peneliti menemukan bahwa pembakaran lemak paling tinggi terjadi saat seseorang berolahraga pagi sebelum sarapan.

8. Mengontrol nafsu makan
Pada dasarnya, olahraga memang punya kemampuan untuk mengatur nafsu makan. Olahraga akan mengurangi hormon ghrelin atau hormon lapar dan meningkatkan hormon kenyang seperti peptida YY dan glukagon.

Namun, olahraga pagi disebut lebih ampuh dalam mengontrol nafsu makan dengan memengaruhi respons otak.

Studi menemukan, otak cenderung merespons lebih kuat terhadap gambar makanan saat tidak berolahraga di pagi harinya.

9. Menurunkan glukosa dan tekanan darah
Studi menemukan, olahraga pagi menurunkan risiko naiknya kadar gula darah dan tekanan darah. Kenaikan hormon kortisol yang muncul saat olahraga pagi membantu mengontrol gula darah.

Manfaat Olahraga Sore
Ilustrasi. Ada banyak manfaat olahraga sore hari. (Istockphoto/ Drazen Zigic)
Berbeda dengan olahraga pagi yang dilakukan saat tubuh masih terasa lemas karena baru terbangun dari tidur. Olahraga di sore hari bisa dilakukan saat energi masih terkumpul.

Berikut manfaat olahraga di sore hari, mengutip berbagai sumber.

1. Meningkatkan kekuatan otot
Malam atau sore hari jadi waktu yang tepat untuk berolahraga bagi Anda yang ingin membentuk otot. Lakukan angkat barbel di sore hari agar massa otot jadi lebih maksimal.

Studi menemukan, puncak kinerja otot terjadi pada sore dan malam hari karena adanya fluktuasi kadar hormon dan suhu inti tubuh.

2. Lebih berenergi
Olahraga di sore hari meningkatkan kemampuan dan kekuatan fisik hingga 20 persen. Angka ini lebih tinggi daripada di pagi hari.

3. Mengurangi stres
Aktivitas harian kerap membikin stres. Untuk menangkalnya, lakukan olahraga di sore atau malam hari usai Anda menyelesaikan rutinitas harian.

Olahraga memicu pelepasan hormon endorfin atau hormon senang yang membuat Anda merasa nyaman, mengurangi stres, dan meningkatkan suasana hati.

4. Bangun tidur lebih segar
Berkeringat usai olahraga di sore atau malam hari membantu tidur jadi lebih cepat dan nyenyak. Anda juga akan bangun dengan perasaan lebih segar.

Jadikan perbedaan manfaat olahraga pagi dan sore hari ini sebagai pertimbangan. Sesuaikan dengan tujuan yang ingin Anda capai.

Editor : ARON
Sumber : cnnindonesia