Selain menerapkan olahraga khusus, cara lain untuk mengurangi lemak paha adalah dengan menghindari makanan yang menyumbang lemak berlebih ke bagian paha. (Foto: iStock/frantic00)

Seluruh bagian tubuh memiliki lapisan lemak, terutama di area leher, lengan, perut, pinggul, sampai paha. Khusus untuk paha, tumpukan lemak di bagian ini seringkali membuat seseorang jadi tidak percaya diri.

Selain menerapkan olahraga khusus, cara lainnya bisa dengan menghindari makanan yang selama ini menjadi penyumbang lemak berlebih ke bagian paha.

Makanan Penyebab Lemak Paha
Dilansir Healthline, berikut beberapa makanan yang sebaiknya dibatasi oleh Anda untuk kurangi lemak paha sambil imbangi berolahraga.

1. Kurangi makanan tinggi karbo
Untuk menghilangkan lemak tubuh secara menyeluruh termasuk bagian paha, Anda perlu memangkas jumlah kalori per hari dengan kurangi asupan makanan tinggi karbohidrat.

Apabila terbiasa mengonsumsi 2.000 kalori lebih, Anda bisa kurangi 500 dan cukup dengan 1.500 kalori per hari. Jumlah tersebut ideal untuk pria atau wanita yang sedang diet.

Makanan karbohidrat sebenarnya sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi, sehingga memang tidak dapat dihilangkan menyeluruh.

Oleh karena itu, mulai kurangi secara bertahap makanan tinggi karbo dan beralih ke makanan rendah karbo seperti nasi merah, shirataki, kentang, ubi jalar, oat, dan lainnya.

2. Berhenti konsumsi makanan olahan
Menghindari makanan olahan yang diawetkan seperti buah atau sayuran kaleng, daging beku, kornet, sosis bisa membantu mengurangi lemak jenuh dalam tubuh.

Sebagai gantinya, coba beralih mengonsumsi sayur, buah-buahan, daging, serta ikan yang masih segar dan diolah sendiri.

Makanan pembakar lemak paha yang bukan olahan tentunya akan sangat baik diserap oleh tubuh dibanding yang sudah diawetkan.

Selain itu, makanan olahan sendiri relatif terjaga nutrisinya seperti serat, vitamin, mineral, dan protein yang berguna untuk sistem metabolisme tubuh.

3. Batasi makanan dan minuman manis
Lemak-lemak di paha dapat menyusut apabila Anda juga membatasi makanan tinggi gula. Terutama makanan dan minuman yang diberi pemanis tambahan.

Sesekali mengonsumsi kue atau roti manis boleh saja, asalkan porsinya wajar dan tidak berlebih. Selain itu, pastikan Anda mengetahui komposisi yang digunakan.

Bagi Anda penyuka manis, alternatifnya bisa mengganti dengan makan buah-buahan dengan rasa manis alami sebagai campuran greek yoghurt, chia pudding, atau biskuit gandum.

Olahraga Membakar Lemak Paha
Jenis olahraga pembakar lemak paha (Foto: iStockphoto/Nattakorn Maneerat)
Mengandalkan sepenuhnya dengan konsumsi makanan yang membantu kurangi lemak paha tidaklah cukup apabila tanpa olahraga.

Idealnya, selain defisit kalori, Anda memang perlu imbangi dengan latihan yang berpusat pada area paha, sehingga pembakaran lemak lebih efektif.

Berikut rekomendasi olahraga yang dapat membantu membakar lemak paha.

Latihan HIIT
Menurut hasil penelitian, latihan anaerobik terutama HIIT, sangat efektif untuk menghilangkan lemak tubuh menyeluruh termasuk paha.

Latihan intensitas tinggi ini memang dirancang supaya cepat membakar lemak serta membangun massa otot.

Bentuk latihan HIIT untuk paha yaitu curtsy lunges, side lunges, plie squat, frog squat, atau balancing squat. Anda dapat melakukannya setiap hari selama 30 menit dengan berganti gerakan.

Kardio
Melakukan olahraga kardio secara teratur dalam jangka waktu tertentu dapat memberi manfaat membakar lemak serta menyehatkan jantung.

Ada banyak gerakan-gerakan kardio yang mempercepat penurunan lemak sekaligus menguatkan otot kaki.

Di antaranya berjalan dengan treadmill, jogging, bersepeda, atau mengikuti rangkaian gerakan lateral plyo squats selama 15 kali dengan durasi sesuai kemampuan Anda.

Oleh karena itu, makanan pembakar lemak paha sebenarnya ada banyak dan mudah ditemui. Tapi perlu diingat bahwa prosesnya jauh lebih efektif apabila dibarengi olahraga.

Editor : ARON
Sumber : cnnindonesia