Ilustrasi tes cpns. F.Ist

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota (Pemko) Batam, hingga saat ini tercatat telah diikuti oleh 4.223 peserta.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batam, Hasnah menyebutkan dari keseluruhan peserta yang mengikuti SKD CPNS 2021 kali ini, sebanyak 12 peserta juga terkonfirmasi positif Covid-19.

“Untuk para peserta ini sudah dilaporkan ke BKN Pusat. Dan saat ini tinggal menunggu jadwal ujian saja,” terang Hasnah melalui sambungan telepon, Jumat (17/9/2021).

Hasnah menambahkan, sesuai agenda maka pelaksanaan SKD CPNS Kota Batam akan berakhir pada Sabtu (18/9/2021) besok

Dan saat ini, total jumlah peserta yang hadir mengikuti tes SKD per 2 hingga 16 september 2021 sebanyak 4.223 orang.

“Jumlah yang lolos administrasi sebanyak 5.195. Jumlah peserta tidak hadir 958 orang,” lanjutnya.

Kemudian peserta yang dinyatakan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) sesuai dengan kebutuhan yang tersedia dan dikali tiga, dari nilai skor saat ini.

Hasnah menegaskan, hal ini sesuai dengan Permenpan nomor 27 tahun 2021 pasal 40 ayat 1 sampai dengan ayat 7, yaitu 3 kali jumlah kebutuhan jabatan berdasarkan peringkat tertinggi dari yang memenuhi nilai ambang batas.

Sebelumnya diberitakan skor tertinggi dalam SKD CPNS 2021 sementara ini mencapai 471 poin di UPT BKN Batam.

Angka ini melebihi passing grade yang sudah ditetapkan yaitu TWK (65) TIU (80) TKP (166) dengan total 311 poin.

“Itu paling tinggi untuk sekarang. Kalau di Nasional yang tertinggi itu 510 poin,” ujar Kepala UPT BKN Batam, Delpa Nopri Kasim, Kamis (17/9/2021) lalu.

Diakuinya peserta yang akan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) sesuai dengan kebutuhan yang tersedia dan dikali tiga.

Jadi mereka dengan skor tertinggi berpotensi lanjut ke tahap berikutnya.

“Tergantung kebutuhan di masing-masing formasi. Misalnya untuk formasi dokter gigi tersedia formasi lima, maka peserta yang lolos ke tahap SKB adalah 5 dikalikan 3, jadi total ada 15 peserta yang akan diperbolehkan ikut tes berikutnya,” kata Delpa.

Lebih lanjut,untuk total data peserta yang lolos ke tahap SKD, merupakan kewenangan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Pihaknya hanya bertanggungjawab untuk pelaksanaan ujian.

“Kami tidak pegang data yang itu. Biasanya peserta langsung terima hasil usai ujian, jadi mereka sangat paham dan mengetahui apakah mereka lanjut ke tahap berikutnya atau tidak,” imbuhnya.

Ia menuturkan untuk jadwal pelaksanaan SKB masih menunggu penyelesaian SKB.

Setelah ini ujian masih akan dilanjutkan bagi peserta untuk instansi vertikal, selanjutnya bagi PPPK yang rencananya akan digelar 4 Oktober mendatang.

Editor: WIL