Berikut cara mengetahui status gebetan masih single atau tidak saat berpikir melanjutkan hubungan. (iStockphoto/Tero Vesalainen)
Obrolan nyambung dan menyenangkan kerap memikat hati untuk melanjutkan hubungan. Namun sebuah pertanyaan seakan merusak angan-angan untuk membawa si dia ke tahap hubungan lebih lanjut.
“Apa dia masih single atau sudah menambatkan hati pada seseorang?”Anda merasa canggung jika harus bertanya langsung. Namun jika sudah terlanjur menaruh hati dan ternyata dia sudah ada yang lain, ini bisa jadi perkara. Tak perlu khawatir, sebab selalu ada cara untuk mencari tahu.

Berikut tujuh cara ketahui status gebetan masih ‘single’.

1. Korek media sosialnya
Lakukan cek secara online atau melalui media sosial yang dia miliki. Ini jadi cara paling mudah dan tidak rentan ‘bahaya’ alias tidak bakal ketahuan.

Di zaman serba digital, orang menggunakan media sosial untuk membagikan berbagai macam aktivitas, gagasan, juga hubungan romantis mereka.

“Jadilah teman di Facebook atau ikuti akun Instagram dia dan lihat unggahannya sebelumnya. Jika orang ini lajang, biasanya foto sendiri atau bersama teman-teman,” jelas spesialis pemulihan dan kencan, Cherlyn Chong, seperti dikutip Elite Daily.

Mungkin Anda harus melakukan ‘gencatan senjata’ jika ada foto dia bersama seseorang dan tampak romantis. Kemudian unggahan-unggahan biasa tetapi terdapat tulisan yang membuat Anda yakin dia sudah tidak sendiri.

2. Asumsikan dia sudah ada pasangan
Biasanya ini jadi cara efektif untuk mengecek apa si dia sudah memiliki pasangan atau belum. Saat mengobrol, asumsikan dia sudah memiliki pasangan atau kekasih lalu tanya seputar kehidupannya.

Perhatikan hal-hal yang diceritakan. Pasangan jadi salah satu elemen dalam hari-hari seseorang jadi ini bisa saja tersirat saat dia bercerita. Anda bisa sedikit menggodanya dengan bertanya apa ada yang marah jika Anda mengajaknya kencan lagi.

3. Minta nomor telepon
Buat sebagian orang, nomor telepon merupakan informasi esensial dan tidak akan dibagikan sembarangan. Bermodal anggapan ini, coba saja minta kontak si dia.

Sebagaimana dilansir Love Around Me, cara meminta kontak pun tidak harus secara langsung. Anda bisa meminta kontak karena ingin memberitahu Anda jadwal konser online atau sesi Instagram Live yang tak boleh dilewatkan.

Kalau dia enggan memberikan kontaknya, bisa jadi dia sudah ada yang punya.

4. Mengangkat topik soal aplikasi kencan
Obrolan apapun bisa menyenangkan saat orang yang diajak mengobrol menarik perhatian Anda. Iseng saja mulai topik soal Tinder, Bumble, OkCupid atau aplikasi kencan lain.

Ada kemungkinan dia akan terpancing untuk membicarakan kencan dengan partner Tinder minggu lalu atau ketertarikannya dengan beberapa profil yang di ‘swipe right’.

5. Memberikan hadiah romantis
Pertanyaan ‘Apa yang kamu lakukan di hari Valentine?’ mungkin terdengar terlalu berani. Kalau dia single, Anda mungkin bakal diajak menghabiskan Valentine bersama.

Namun jika sebaliknya, obrolan ini hanya bakal berakhir dengan patah hati.

Chong menyarankan untuk bertanya tentang hal-hal santai seperti liburan terakhir dia atau bagaimana dia menghabiskan waktu selama masa pandemi.

“Tanyakan tentang liburan terakhirnya. Biasanya orang pergi dengan orang yang penting dan jika dia lajang, dia akan menyebutkan pergi dengan teman, keluarga atau hanya sendirian,” jelasnya.

6. Perhatikan bahasa tubuh
Dari bahasa tubuh, Anda bisa membaca apa si dia masih sendiri atau tidak. Jika saat mengobrol dia menjaga jarak atau posisi tubuh tidak condong ke arah Anda, bisa jadi dia sudah ada yang memiliki.

Kemudian dari cara menjawab pertanyaan, kalau dia ada ‘sesuatu’ dengan orang lain, tentu ini akan terlihat.

7. Aksesori atau barang ‘couple’
Tanpa harus mengecek media sosial, orang biasanya suka mengungkapkan relasi mereka di depan umum termasuk dengan benda-benda berpasangan (couple item). Untuk aksesori, misal, mengenakan kalung atau cincin yang serupa atau ada ukuran nama.

Ini bakal lebih efektif jika dipadukan dengan mengecek media sosial atau lingkar pertemanannya kalau kebetulan sama dengan Anda.

Editor : Aron
Sumber : cnnindonesia