Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menyaksikan langsung nakes pertama yang menjadi penerima vaksin booster, Direktur RS Hj. Bunda Halimah Batam, dr. Ibrahim.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau, resmi melaksanakan vaksinasi dosis ketiga, yang ditujukan bagi para tenaga kesehatan (nakes), Senin (9/8/2021) kemarin.

Pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga ini sendiri, dilakukan di Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah, Batam Center dan para Nakes resmi menjadi penerima vaksin jenis Moderna.

Sebagai bentuk simbolis, nakes pertama yang menjadi penerima vaksin booster itu adalah Direktur RS Hj. Bunda Halimah Batam, dr. Ibrahim yang juga disaksikan langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (10/8/2021) siang, dr. Ibrahim kemudian menceritakan bagaimana pengalamannya, sehari setelah menerima vaksin.

Ibrahim sendiri menjelaskan, bahwa saat ini dirinya tengah beraktifitas seperti biasa, dan tidak mengalami gejala apapun.

“Ini saja saya di rumah sakit kok mas, sampai saat ini kondisi saya juga baik-baik saja,” ungkapnya.

Ibrahim menceritakan, sejak menerima suntikan dosis ketiga, dirinya juga masih melakukan aktiftas di area rumah sakit hingga, Senin (9/8/2021) sore, dan kembali ke kediamannya sekitar pukul 18.00 Wib.

Setibanya di rumah, Ibrahim juga masih melakukan aktiftas yang biasa dilakukannya, seperti berolahraga ringan.

“Setelah tiba di rumah, saya mandi, dan berolahraga ringan sebentar kurang lebih sekitar 30-45 menit mas,” jelasnya.

Adapun gejala vaksin ketiga yang dialaminya, hanya pegal di bekas suntikan, dimana hal ini lazim dialami bagi siapa saja yang menerima suntikan vaksin.

“Tadi malam saya tidur juga nyenyak kok mas. Pagi bangun saya bahkan sempat antar istri dulu ke Punggur, sebelum kembali ke kantor. Bentar lagi ini saya mau jemput istri,” ungkapnya.

Mengenai pegal di bagian bekas suntikan ini, juga diakuinya dialami oleh para nakes lain yang bekerja di Rumah Sakit Hj. Bunda Halimah.

Adapun total nakes di RS Hj. Bunda Halimah yang menerima dosis vaksin ketiga, diakuinya berjumlah 23 orang.

Dimana Dokter berjumlah 10 orang, Bidan berjumlah 2 orang, petugas rontgen berjumlah 2 orang, tenaga analis berjumlah 2 orang, petugas apotik berjumlah 2 orang, dan perawat berjumlah 5 orang.

“Dari total keseluruhan nakes yang menjadi penerima vaksin ini, hanya ada satu orang saja yang tidak masuk hari ini. Karena mengalami gejala sakit kepala, dan saya minta untuk istirahat saja terlebih dahulu,” pungkasnya.

Untuk itu, Ibrahim juga menuturkan agar para nakes di Batam tidak takut saat akan menerima vaksin Moderna, sebagai dosis ketiga atau dosis boster.

Menurutnya, gejala yang akan dialami oleh para penerima vaksin, berpengaruh terhadap kondisi tubuh saat akan menerima vaksin.

“Tidak usah takut menerima vaksin ketiga. Yang penting sebelum vaksin sarapan dulu, malam cukup tidur, dan jangan lupa minum vitamin sebelum tidur,” paparnya. (Advetorial)