Ilustrasi suntik vaksin.

Pelaksanaan vaksinasi massal di Tumenggung Abdul Jamal terpaksa dibatalkan, walau sebelumnya telah dijadwal akan dilaksanakan pada, Kamis (22/7/2021) pagi.

Pembatalan pelaksanaan vaksinasi ini kemudian menuai kekecewaan masyarakat Batam, Kepulauan Riau yang bahkan rela menunggu sejak pukul 02.00 wib dinihari.

Salah satunya diungkapkan oleh Yuyun yang merupakan warga Sagulung, yang mengaku bahkan telah mengantri untuk mendapatkan vaksinasi sejak, Rabu (21/7/2021) kemarin.

“Tadi pagi hari kedua kembali ke Tumenggung untuk vaksin. Tapi malah hasil nya nihil karena dibatalin,” sesalnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (22/7/2021) siang.

Walau mengaku bahwa sebelumnya telah meminta bantuan dari “orang dalam” guna mendapatkan antrian vaksin.

Namun hal tersebut dianggap tidak berguna karena kerumunan masyarakat yang menyerbu lokasi vaksinasi, sehingga membuat pihak penyelenggara kewalahan.

“Ada teman saya di dalam. Karena sistem untuk antrian nya gak jelas, saya minta bantuan dia kemarin. Dapat sih emang nomor antrian nya kemarin pagi. Tapi gak jaminan juga, buktinya sampai sekarang gak bisa vaksin juga,” sesalnya.

Dikarenakan membutuhkan vaksin sesuai dengan syarat dari perusahaan nya bekerja, Yuyun kini mengaku telah mencari opsi lain untuk mendapatkan suntikan vaksinasi.

Ironisnya, Yuyun bahkan mengakui bahwa salah satu Nakes yang bertugas sebagai vaksinator di Tumenggung Abdul Jamal, bahkan mempertanyakan mengapa ada lokasi vaksinasi lain selain Tumenggung Abdul Jamal.

Mendapat pertanyaan seperti itu, Yuyun mengaku sangat bigung dan mempertanyakan koordinasi di Satgas Covid-19 Batam mengenai pelaksanaan vaksinasi di Batam.

“Masa saya yang ditanya seperti itu. Bagaimana saya mau menjawab nya. Yang penting saya udah dapat antrian untuk pelaksanaan vaksin di UIB nanti,” jelasnya.

Yuyun juga menyarankan agar sebaiknya pelaksanaan vaksinasi tidak diselenggarakan dengan sistem seperti yang terjadi di Tumenggung Abdul Jamal.

“Minimal dibuat sistem antrian online aja. Jadi kan gak sampai berbondong-bondong orang numpuk disana,” ketusnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Agus, salah satu warga Batam Center yang juga mengalami kasus serupa pada, Rabu (21/7/2021) kemarin.

Namun beruntungnya, Agus masih mendapatkan jatah vaksin yang diselenggaran di lokasi tersebut.

“Dari kemarin sejak subuh udah di sana mas, alhamdulillah, setelah cari kemana-mana, akhirnya dapat vaksin juga,” ungkap Agus yang juga berhasil dihubungi melalui sambungan telepon.

Dari informasi yang diterima, jalannya vaksinasi di lokasi tersebut dikoordinir oleh para petugas dari Polresta Barelang, dan TNI.

Walau menuai kekecewaan dari warga baik melalui media sosial dan warga yang datang ke lokasi.

Namun saat ini pihak Kepolisian mengaku proses kegiatan vaksinasi pun berjalan diakui cukup kondusif dan memenuhi protokol kesehatan, dengan adanya nomor antrean yang diberikan.

“Kemarin Polresta Barelang memulai lagi kegiatan vaksinasi bagi masyarakat Kota Batam, setelah sebelumnya sempat terhenti. Kami berkoordinasi juga dengan Dinas Kesehatan Kota Batam, dan juga ada relawan yang membantu pelaksanaannya,” jelas Kepala Satuan (Kasat) Samapta Bhayangkara Polresta Barelang, Kompol Firdaus.

Menurutnya, sasaran target vaksinasi di Temenggung Abdul Jamal pada hari ini mencapai 2.500 hingga 3.000 orang.

Vaksinasi dosis pertama ini ditargetkan bagi masyarakat umum Kota Batam yang belum divaksin.

Firdaus mengatakan, belum ada jadwal pasti terkait pelaksanaan vaksinasi kali ini.

Pihaknya bersama Dinkes Kota Batam masih berkoordinasi perihal kondisi stok vaksin yang ada.

“Kami masih akan berkoordinasi terkait stok vaksin untuk besok. Kalau mencukupi, kemungkinan besok akan diadakan kembali di Temenggung Abdul Jamal,” ujar Firdaus.

Editor: WIL