Wali Kota Bogor Bima Arya dan keluarga melangsungkan ibadah Sholat Idul Fitri 1441 H di halaman rumahnya, Minggu (24/5/2020). F.Ist
Idul Fitri tahun ini masih akan berlangsung di tengah pandemi corona. Sama seperti tahun lalu, pemerintah masih menganjurkan pelaksanaan salat Id di rumah, Moms.
Ya, melaksanakan salat Id berjemaah di masjid atau di lapangan tampaknya sudah dirindukan banyak orang. Namun, ada banyak sisi positif jika kita menggelar salat Id di rumah. Selain berpartisipasi dalam menekan penularan virus corona, kita juga bisa lebih meningkatkan ikatan dengan keluarga.
Nah Moms, berikut adalah panduan salat Id di rumah bersama keluarga. Jangan lupa meneruskan informasi ini ke suami Anda atau anggota keluarga lain yang bertugas menjadi imam salat Id nanti.

Panduan Salat Idul Fitri di Rumah Bersama Keluarga, Seperti Apa?

Panduan Salat Idul Fitri di Rumah Bersama Keluarga (1)
Sebuah keluarga menunaikan ibadah Salat Id di halaman rumah mereka di London, Inggris, Minggu (24/5). Foto: Reuters/Henry Nicholls
Sebelumnya perlu dipahami bahwa Salat Id boleh dilakukan secara sendiri atau secara berjemaah. Bila digelar berjemaah, maka minimal harus terdiri dari empat orang, yaitu satu orang imam dan tiga orang makmum.
Lantas, seperti apa ketentuan pelaksanaannya? Berikut penjelasan lengkapnya, Moms.
  • Sebelum salat, disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.
  • Mulailah salat dengan menyeru “ash-shalâta jâmi‘ah,” tanpa azan dan iqamah.
  • Jangan lupa, baca niat salat idul fitri: “usholli rak’ataini sunnatan li’idil fitri (ma’muman/imaman) lillahi ta’ala” yang artinya, “aku berniat salat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
  • Membaca takbiratul ihram “Allahu Akbar” sambil mengangkat kedua tangan. Dilanjutkan dengan membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram sebelumnya) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca “subhanallah walhamdulillah wala`ilaha illah wallahu akbar”
  • Membaca surat Al-Fatihah, diteruskan membaca surat yang pendek dari Al-Quran.
  • Melakukan gerakan dan bacaan ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat biasa.
  • Pada rakaat kedua sebelum membaca Al-Fatihah, disunahkan takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunahkan membaca dengan pelan, “subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar” seperti pada rakaat pertama.
  • Setelah itu, membaca surat Al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Al-Quran.
  • Rukuk, sujud, dan seterusnya hingga salam
  • Setelah salam, disunahkan mendengarkan khotbah Idul Fitri.
Karena adanya pandemi COVID-19 dan Anda mungkin harus melaksanakan salat di rumah saja, maka yang memberi khotbah adalah anggota keluarga yang berperan sebagai khatib, Moms.
Namun, jika jumlah jemaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksanaan salat jemaah di rumah tidak ada yang berkemampuan untuk khotbah, maka salat Idul Fitri boleh dilakukan berjemaah tanpa khotbah.
Editor : Aron
Sumber : Kumparan