Ilustrasi virus corona. F.Ist

Sepekan ini, di beberapa wilayah Kepri telah terjadi peningkatan jumlah orang yang tepapar virus Covid-19. Hingga Kamis (22/4/2021), sebanyak 1040 orang telah terpapar virus tersebut. Ini diperoleh dari jumlah pasien yang dirawat atau isolasi (karantina).

Kota Batam dengan berbagai kluster berjumlah 468 orang, Kota Tanjungpinang dengan kluster RSUD Raja Ahmad Tabib ada 15 orang, RSUD Tanjungpinang 6 orang, RSAL dr Midiyato S 5 orang dilakukan isolasi LPMP Provinsi Kepri 51 orang dan isolasi mandiri sejumlah 155 jadi totalnya 233 orang.

Sedangkan Kabupaten Bintan berjumlah 90 orang, Kabupaten Karimun 20 orang, Kabupaten Lingga 8 orang isolasi mandiri, Kabupaten Kepulauan Anambas 1 orang dirawat di RSUD Terempa dan Kabupaten Natuna 20 orang isolasi mandiri.

Menurut Kadis Kesehatan Provinsi Kepri Muhamad Bisri terjadi peningkatan Corona di Kepri ada banyak sebab, selain Karena kelengahan dengan mengabaikan prokes, juga oleh para ahli karena adanya varian baru covid-19 yang lebih menular.

“Meningkatnya Corona di Kepri ada banyak sebab, selain lengah dan abaikan Prokes juga adanya varian baru covid-19 yang dikatakan oleh para ahli lebih cepat menular,” ungkap Muhamad Bisri

Menyinggung tetang capaian vaksinasi saat ini dinilai masih jauh. Sehingga dinilai kurangnya kesadaran masyarakat tentang disiplin ketat Prokes. Walau sudah di vaksin bukan berarti tidak bisa terpapar virus Corona dengan tidak patuhi prokes.

“Capaian vaksin yang masih juah dari target, kembali ke awal bahwa hanya disiplin ketat prokes dengan menghindari perjalanan, hindari kerumunan adalah cara terbaik menghentikan penularan covid sambil mempercepat vaksinasi,” pungkasnya.

Sementara DR. Edy Rustandi SH. MH selaku Advokat dan konsultasi hukum mengatakan meningkatnya jumlah pasien tepapar Corona khususnya di kota Tanjungpinang ini karena kurangnya sosialisasi dan edukasi tentang vaksin.

“Jika sudah di vaksin bukan berarti bisa melalaikan Prokes karena di vaksin tidak menjamin kita tidak tertular Covid-19. Namun setelah di vaksin imun tubuh kuat sehingga virus Corona tidak lama bertahan di tubuh kita,” katanya.

Untuk itu dimasa Pandemi ini tetap patuhi protokol kesehatan dan kurangi aktifitas diluar dengan jauhi kerumunan. Sukseskan vaksinasi agar terputus penyebaran Corona.

 

Editor : Dwik