Andy Jassy, CEO Amazon baru pengganti Jeff Bezos yang undur diri (AP/Isaac Brekken)

Undur diri jadi CEO AmazonJeff Bezos menunjuk Andy Jassy sebagai pengganti.

Sementara Jassy menjadi pucuk pimpinan Amazon, Bezos akan menjadi Executive Chairman.

Lalu siapakah sosok Andy Jassy yang menggantikan pendiri perusahaan raksasa ketiga di Amerika Serikat itu?

Jassy merupakan sosok dibalik perubahan Amazon dari layanan buku elektronik menjadi perusahaan teknologi di bidang e-commerce yang paling bernilai setelah Apple dan Microsoft. Ia telah mengabdi di perusahaan itu selama 15 tahun.

Andy lulus dari Universitas Harvard pada tahun 1990 dan meraih gelar Magister Sekolah Bisnis pada tahun 1997. Setelah lulus, ia kemudian bergabung ke Amazon dan hingga kini belum pernah keluar dari perusahaan teknologi itu.

AWS dibawah kepemimpinan Andy telah menunjukan peningkatan pendapatan signifikan. Kuartal empat tahun lalu pertumbuhan pendapatan Amazon naik 28 persen.

Pria berusia 53 tahun itu termasuk anggota kelompok eksekutif elit Bezos yang disebut S-team. Ia merupakan CEO kedua setelah 27 tahun Amazon didirikan.

Tangan dingin pionir AWS

Salah satu karya emas Jassy adalah dengan membuat anak perusahaan Amazon Web Service (AWS). Sebelumnya ia sudah memimpin anak perusahaan Amazon sejak 2016, yaitu Amazon Web Service (AWS).

AWS adalah layanan komputasi awan yang menyediakan penyewaan infrastruktur awan, mulai dari server dan penyimpanan hingga software. Jassy berhasil menjadikan layanan ini bisa digunakan oleh startup kecil hingga perusahaan besar seperti Apple.

AWS bahkan bisa mendominasi para pemain layanan serupa yang sudah lebih dulu ada di pasar, seperti Oracle dan Microsoft.

Berdasarkan data Synergy Research, pada pertengahan 2020, Amazon menguasai 33 persen pasar layanan infrastruktur cloud global, diikuti oleh Microsoft pada 18 persen dan Google 9 persen.

Pada bulan September lalu, sebuah kolom di Washington Post yang dimiliki Bezos, menyebut Andy sebagai “pewaris yang jelas” untuk Bezos, seperti dikutip CNBC, Rabu (3/2).

Pada awal mula peluncuran AWS 2006 silam, perusahaan ini fokus menyediakan layanan penyimpanan cloud dan kapasitas komputasi untuk perusahaan teknologi dan tim pengembang aplikasi kecil.

Berkat layanan ini, banyak perusahaa yang tidak perlu membeli server atau penyimpanan sendiri. Mereka mengandalkan layanan AWS sebagai pusat penyimpanan dan pengolahan data.

Dikutip The Guardian, Jassy dikenal karena memahami detail teknis dan memberikan aura layaknya bintang rock pada saat pidato di konferensi tahunan AWS di Las Vegas.

Ia terkadang membahas tentang masalah sosial dan mentweet tentang perlunya akuntabilitas polisi setelah wanita kulit hitam Breonna Taylor dibunuh di dekat rumahnya oleh polisi kulit putih. Namun, Amazon mengatakan belum dapat mengumumkan pengganti Jassy di AWS saat ini.

Editor : Aron
Sumber : cnnindonesia