Foto: Infografis/Hampir 100 Ribu Kasus, Adakah Vaksin Obat Corona?/Arie Pratama

Perusahaan biotech asal Amerika Serikat (AS) Novavax mengatakan vaksin corona buatannya efektif 89% lebih untuk melindungi tubuh dari virus Covid-19 berdasarkan uji klinis tahap tiga di Inggris.

Hasil ini didasarkan pada 62 kasus infeksi Covid-19 pada 15.000 relawan Inggris. Novavax mengatakan 56 kasus diamati pada kelompok plasebo (vaksin palsu) versus enam kasus yang menerima vaksin. Hasilnya efikasi atau khasiat vaksin 89,3%.

“Dari hasil tersebut perusahaan memiliki potensi memainkan peran penting dalam mengatasi krisis kesehatan masyarakat global,” ujar CEO Novavax Stanley Erck seperti dikutip dari CNBC International, Jumat (29/1/2021).

Studi tersebut juga menemukan vaksin Novavax efektif 85,6% melawan varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris atau yang dikenal sebagai B.1.1.7. Sayangnya dalam studi fase kedua vaksin ini hampir tak efektif lawan varian corona Afrika Selatan.

Vaksin ini masih dianggap efektif dalam melindungi tubuh dari virus dengan kemanjuran hanya 49.4% di antara 44 kasus Covid-19 di Afrika Selatan, di mana 90% kasus mengandung varian baru. Untuk ini Novavax akan memodifikasi vaksinnya agar efektif lawan mutasi itu.

Belum diketahui kapan Novavax akan mengajukan permohonan izin penggunaan darurat pada otoritas kesehatan di masing-masing negara. Novavax merupakan salah satu perusahaan yang mendapatkan dana dari Operation Warp Speed dari pemerintahan Trump untuk mempercepat penemuan vaksin.

AS menggelontorkan dana US$1,6 miliar pada Novavax untuk mengembangkan dan memproduksi vaksin potensial. Mereka akan menyediakan 100 juta dosis vaksin ke AS pada awal 2021.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia mengatakan sudah memesan 50 juta dosis vaksin Novavax dan mendapat opsi tambahan 50 juta dosis lain. Diperkirakan vaksin tiba pada Juni 2021 hingga Maret 2022.

Editor : Aron
Sumber : cnbcindonesia