Arsip Foto. Kemasan vaksin COVID-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin Biofarma di Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww.)
Kementerian Agama telah menyerahkan sertifikasi halal vaksin COVID-19 buatan Sinovac Biotech Ltd kepada PT Bio Farma (Persero). Sertifikat tersebut diterbitkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) setelah menerima fatwa halal dari MUI.
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid, mengatakan terdapat 7 tahapan hingga akhirnya sertifikasi halal vaksin Sinovac diterbitkan. Termasuk di antaranya pemeriksaan dan pengujian produk vaksin Sinovac oleh LPPOM MUI yang bertindak selaku Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).
“Ada 7 proses sebagaimana disampaikan oleh Bapak Kepala BPJPH yang harus dilalui. Mulai dari permohonan, pemeriksaan, penetapan, pengujian, pengecekan fatwa MUI, dan penerbitan sertifikasi atau sertifikat halal,” ujar Zainut dalam pernyataannya, Rabu (13/1).
Zainut menyebut LPPOM MUI juga sudah melakukan audit mendalam ke fasilitas kesehatan milik Sinovac di China. Audit tersebut, kata Zainut, dibutuhkan untuk menghimpun data terkait kandungan vaksin Sinovac.
Wamenag Sebut Sertifikasi Halal Sinovac Melalui 7 Tahap, Termasuk Audit ke China (1)
Kementerian Agama menyerahkan sertifikat halal vaksin Sinovac untuk COVID-19 kepada PT Bio Farma (Persero), Rabu (13/1). Foto: Kemenag RI
“LPPOM juga telah melakukan audit ke China dengan melakukan pemeriksaan atau pengujian produk,” ucap Zainut.
Ia menyatakan, sertifikat halal merupakan rangkaian yang tak terpisah dari izin edar darurat yang diterbitkan BPOM. Untuk itu, Zainut meminta masyarakat tak perlu lagi meragukan vaksin Sinovac lantaran sudah terbitnya izin edar darurat BPOM dan sertifikasi halal.
“Saya mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia umat beragama untuk dengan penuh kesadaran dan tanpa keraguan mengikuti vaksinasi yang akan segera dilaksanakan oleh pemerintah dengan tujuan untuk saling melindungi satu sama lainnya karena semua agama mengajarkan hal itu. Semoga dengan kesepahaman dan kebersamaan kita dapat dalam mengikuti vaksinasi ini pandemi COVID-19 atas izin Allah dapat segera berakhir dari air yang kita cintai ini,” kata Zainut.
Editor : Aron
Sumber : cnnindonesia