Ilustrasi knalpot mengeluarkan air. Foto: Istimewa
Menyalakan mesin mobil dan mendiamkannya sejenak (posisi idle), sebelum mulai perjalanan di pagi hari kerap dilakukan beberapa orang.
Biasanya itu dilakukan sembari inspeksi singkat mengelilingi mobil, buat memastikan kondisinya siap pakai.
Nah tapi, bila kita melihat ada tetesan air yang keluar dari lubang knalpot tak perlu khawatir. Demikian seperti disampaikan Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi.
Tidak masalah, itu hanya air yang berasal dari proses kondensasi di pipa knalpot, jadi tidak berbahaya karena kan airnya juga akan terdorong keluar begitu kita menyalakan mesin,” jelas Bambang kepada kumparan, Senin (25/11).
Ada Air Menetes dari Knalpot Mobil saat Pagi, Bahayakah? (1)
Ilustrasi Mobil Parkir di Garasi Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan
Penyebab kondensasi atau berembun tersebut, lanjut Bambang, disebabkan oleh adanya perbedaan suhu antara di dalam lubang knalpot dan luar knalpot.
Senada dengan Bambang, Dealer Technical Service PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi juga mengatakan hal yang serupa. Menurut Didi, keluarnya percikan air dari lubang knalpot itu justru jadi suatu hal yang bagus.
“Keluar tetes air itu normal dan bagus, karena bila malam terjadi pengembunan akibat pembakaran yang sempurna. Sehingga saat pagi akan terbawa keluar. Soal rumus kimianya saya tak hafal,” ucap Didi.
Lantas bagaimana dengan knalpot yang tak mengeluarkan percikan air?
Ada Air Menetes dari Knalpot Mobil saat Pagi, Bahayakah? (2)
Ilustrasi Knalpot Mobil Foto: dok Muhammad Ikbal/kumparan
Khusus untuk knalpot yang tidak mengeluarkan percikan air di pagi hari, kata Bambang, juga tak berbahaya dan bukan suatu hal yang negatif.
Sebab, memang tak semua mobil bisa mengalami keluarnya percikan air dari knalpot di pagi hari, meskipun keduanya parkir di suhu ruangan yang sama
“Jadi memang ada yang dia keluar percikan air, dan ada juga yang tidak. Itu tergantung dari tingkat kondensasinya di dalam knalpot,” tutup Bambang.
Editor : Aron
Sumber: kumparan