Ilustrasi virus corona.
Warga Jakarta masih harus bersabar karena PSBB transisi diperpanjang sampai 6 Desember 2020. Keputusan ini diambil karena adanya peningkatan kasus aktif selama 2 pekan terakhir.
“Kami mencatat terdapat lonjakan kasus aktif sebesar 4,95% selama 14 hari terakhir yaitu 8.026 pada 7 November menjadi 8.444 pada 21 November,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangannya, Minggu (22/11/2020).
Kasus Corona Aktif Jakarta Naik 4,95% Dalam 2 Minggu (1)
Kendaraan memadati ruas Tol Jagorawi KM 6 di Jakarta, Kamis (29/10). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Peningkatan kasus aktif corona ini memang baru terjadi 2 pekan terakhir. Sementara, pekan-pekan sebelumnya terus mengalami penurunan. Berikut angkanya:
1. 26 September: 13.155 orang
2. 10 Oktober: 13.253 orang
3. 24 Oktober: 12.481 orang
4. 7 November: 8.026 orang
5. 21 November: 8.444 orang
Meskipun demikian, secara persentase, kasus aktif di Jakarta terus mengalami penurunan setiap dua pekannya yaitu 6,7% (21/11) dari sebelumnya 7,2% (7/11); 12,5% (24/10); 15,5% (10/10); dan 18,7% (26/9).
Persentase kasus aktif ini merupakan perbandingan antara total kasus aktif dibandingkan dengan total akumulasi kasus terkonfirmasi positif.
Di sisi lain, tingkat kesembuhan juga semakin menunjukkan tren perbaikan dengan 91,3% pada 21 November 2020, sedangkan pada setiap dua pekan sebelumnya berada di angka 78,9% (26/9); 82,3% (10/10); 85,4% (24/10); dan 90,7% (7/11).
Selain itu, tingkat kematian juga menunjukkan penurunan sebesar 0,1% menjadi 2% dengan angka sebelumnya cenderung stabil di angka 2,1% pada 7 November dan 24 Oktober 2020.
“Angka tingkat kematian tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan dua pekan sebelumnya yaitu 2,4% pada 26 September dan 2,2% pada 10 Oktober,” tambah Anies.
Persentase total kasus terkonfirmasi positif menunjukkan sedikit kenaikan dalam dua pekan terakhir. Pada 21 November, kasus konfirmasi positif di Jakarta mencapai 125.822 atau meningkat 11.62% dibandingkan dua pekan sebelumnya dari 111.201 kasus (7/11).
Angka persentase pertambahan tersebut sedikit meningkat bila melihat tren perubahan kasus yang sebelumnya menurun setiap dua pekannya yaitu:
– 70.184 (26/9) dan 85.617 (10/10) atau meningkat 18,03%
– 85.617 (10/10) dan 100.220 (24/10) atau meningkat 14,57%
– 100.220 (24/10) dan 111.201 (7/11) atau meningkat 9,87%
Editor : Parna
Sumber : kumparan