Ilustrasi Corona

Otoritas Meksiko mengatakan jumlah kematian akibat infeksi virus Corona telah meningkat di atas 100.000. Meksiko menjadi negara keempat di dunia dengan kasus kematian terbanyak akibat Corona.

“Hari ini di Meksiko kita memiliki 100.000 orang yang kehilangan nyawa karena COVID-19,” kata Wakil Menteri Kesehatan Hugo Lopez-Gatell pada konferensi pers seperti dilansir AFP, Jumat (20/11/2020).

Kementerian Kesehatan mengumumkan 576 kematian lagi dalam laporan hariannya, sehingga totalnya kini menjadi 100.104 kematian, berada di belakang Amerika Serikat, Brasil dan India.

Jumlah keseluruhan infeksi Corona yang tercatat sekarang mencapai 1.019.543 kasus, naik 4.472 kasus dari hari sebelumnya.

Sementara jumlah kasus infeksi harian mulai meningkat lagi dalam beberapa pekan terakhir, pihak berwenang mengatakan bahwa kematian tetap dalam tren menurun.

“Ada infeksi, tapi untungnya, kematian lebih sedikit dan itulah tujuannya,” kata Presiden Andres Manuel Lopez Obrador pekan ini.

Namun Malaquias Lopez, seorang ahli epidemiologi dan mantan pejabat kementerian kesehatan, mengatakan tidak jelas apakah situasinya membaik.

“Kita berada pada titik di mana kita tidak melihat fase penurunan yang jelas. Kita tidak tahu ke mana arahnya,” katanya kepada AFP.

Apa penyebab tingginya kasus kematian akibat Corona di Meksiko? Silakan klik halaman selanjutnya.

Pemerintah mengatakan pola makan yang buruk dan masalah kesehatan termasuk obesitas, hipertensi dan diabetes adalah penyebab dari tingginya angka kematian.

Separuh dari tenaga kerja Meksiko berada di sektor informal dan jika mereka sakit mereka tidak mampu mengisolasi diri, katanya.

Pemerintah mengatakan tingginya angka kematian mencerminkan populasinya yang besar. Terkait kematian per 100.000 penduduk, Meksiko berada di urutan ke-11 di dunia, berdasarkan data resmi.

 

Editor : Aron
Sumber : detik