Ilustrasi virus corona.

Kabar duka kembali menimpa dunia kesehatan Jawa Timur. Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Ahmad Yani Surabaya, dr Samsul Arifin, dilaporkan meninggal dunia akibat terpapar virus corona (Covid-19), Sabtu (14/10).

“Iya benar beliau meninggal dunia (karena Covid-19), mohon doakan beliau ya,” kata bagian Pemasaran dan Humas RSI A Yani, M Budhi saat dikonfirmasi awak media, Sabtu.

Hal itu bermula saat Samsul mengalami gejala sepertu batuk-batuk. Ia kemudian diketahui terpapar Covid-19, sejak 25 Oktober lalu berdasarkan hasil tes swab.

“Awalnya batuk-batuk tapi ingin tetap kerja. Sudah dipaksa istirahat tidak didengarkan. Bahkan disuruh swab juga susah, sampai akhirnya kami jemput untuk swab,” ujarnya.

Samsul bahkan harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo dan mendapatkan alat bantu nafas atau ventilator. Namun, usai selama hampir 20 hari dirawat di ruang isolasi, nyawa Samsul tak tertolong.

“Kondisi beliau membaik tiga hari lalu. Akhirnya beliau menyerah,” kata Budhi.

Pihaknya juga telah melakukan tracing dan tes terhadap staf dan karyawan di RSI yang memiliki kontak erat dengan Samsul. Namun, kata dia, hasilnya aman.

Budhi mengatakan, RSI mengaku sangat kehilangan Samsul yang telah menjabat sebagai direktur sejak 2007 lalu. Samsul juga dikenal menjabat sebagai Wakil Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) Jawa Timur itu.

 

 

Editor : Parna

Sumber : cnnindonesia