Foto: Presiden terpilih Joe Biden dari Partai Demokrat berbicara pada hari Jumat, 6 November 2020, di Wilmington, Foto: AP/Carolyn Kaster

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, membuka pidato pertamanya usai menang pilpres AS di Wilmington, Delaware. Dalam pidatonya, Biden mengatakan dirinya bersama Kamala Harris sebagai Wakil Presiden menang dengan 74 juta suara.

“Kami menang dengan suara terbanyak yang pernah diberikan untuk tiket presiden dalam sejarah bangsa. Yaitu 74 juta,” tegas Biden, Minggu (8/11/2020), dalam pidato yang disiarkan langsung.

“Sudah waktunya untuk menyingkirkan retorika kasar, menurunkan suhu, bertemu lagi, saling mendengarkan lagi, dan untuk membuat kemajuan, kita harus berhenti memperlakukan lawan kita sebagai musuh kita. Mereka bukan musuh kita. Mereka orang Amerika,” kata Biden.

Pesan ini disampaikan Biden kepada pemilih Donald Trump, agar tetap bersatu, dan tidak ada lagi pecah belah setelah pemilihan presiden usai.

“Saya berjanji untuk menjadi presiden yang berupaya untuk tidak memecah belah, tetapi mempersatukan, yang tidak melihat negara bagian merah dan negara bagian biru, tetapi hanya melihat Amerika Serikat,” tambah Biden.

Biden juga mengutip Alkitab yang mengatakan segala sesuatu ada masanya, ada waktu untuk membangun, ada waktu untuk menuai, dan waktu untuk menabur dan waktu untuk menyembuhkan.

“Ini adalah waktu untuk menyembuhkan Amerika,” tegas Biden.

Biden dan Kamala Harris 
viewed
 berhasil
 mengungguli perolehan suara atas pasangan petahana dari Partai Republik, Donald J. Trump
 
dan Mike Pence di Pennslyvania.

Berdasarkan hasil CNN Projection, Joe Biden akan menjadi presiden terpilih ke-46 Amerika Serikat, setelah kemenangan di negara bagian tempat ia dilahirkan menempatkannya atas 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk menang.

Dengan 20 suara elektoral Pennsylvania, Biden sekarang memiliki total 273 suara elektoral dengan Donald Trump meraih 213 suara.

Adapun mengacu data AP pada Minggu pagi (8/11/2020) waktu Indonesia, Biden meraih 290 electoral votes, sementara petahana Trump hanya 214 suara elektoral. Jumlah itu melampaui ambang batas 270 electoral votes dari total 538 electoral votes untuk bisa memenangkan Pilpres AS.

Data AP News, Minggu 8 November 2020Foto: Data AP News, Minggu 8 November 2020
Data AP News, Minggu 8 November 2020

 

Editor: Aron

Sumber : cnbcindonesia