Ilustrasi rombongan moge Harley Davidson.
Polda Sumatera Barat mengungkap temuan baru dalam kasus pengeroyokan TNI di Bukittinggi oleh anggota Harley Owners Group (HOG). Ternyata 5 motor Harley Davidson yang dikendarai para pelaku tak memiliki STNK resmi.
Kabid Humas Polda Sumber Kombes Pol Stefanus Satake mengatakan, awalnya pihaknya menerima surat-surat moge dengan lengkap. Namun, setelah diperiksa di Ditlantas Polda Sumbar ditemukan 5 STNK moge tak terdaftar.
“Iya benar, sekarang ditangani oleh Polda Sumbar,” kata Stefanus, Minggu (8/11).
Stefanus menuturkan, 4 moge tersebut bukan milik tersangka, melainkan punya anggota HOG lainnya yang ikut dalam rombongan di Bukittinggi. Sedangkan 1 lainnya milik salah satu tersangka.
Atas temuan tersebut, polisi saat ini melakukan pemeriksaan terhadap 4 anggota HOG pemilik Harley Davidson. Polisi belum merilis identitas pemilik moge yang diduga STNK-nya bodong.
“Sekarang masih didalami. (Ditahan) kemungkinan nanti setelah diperiksa,” ujar Stefanus.
Sebelumnya diberitakan, Polres Bukittinggi, Sumatera Barat, secara resmi melimpahkan berkas perkara 5 tersangka anggota Harley Owners Group (HOG) keroyok TNI ke Kejaksaan Negeri Bukittinggi.
Editor : Parna
Sumber : kumparan