Foto dr Reisa Brotoasmoro (Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Rasio kesembuhan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia resmi menembus 80%, tepatnya 80,5% pada Minggu (25/10/2020). Ini merupakan rekor rasio persentase kesembuhan di RI selama ini.

Rasio kesembuhan ini juga jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata global yang berada di 73,71%. Sebagai perbandingan, Amerika Serikat pada hari ini memiliki rasio kesembuhan hanya 65%, karena banyaknya kasus meninggal dan pasien aktif.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga hari ini terdapat 313.764 pasien sembuh dari Covid-19. Jumlah ini bertambah 4.545 orang dibandingkan dengan sehari sebelumnya.

Tercatat, 9 kali pasien sembuh harian mengalahkan kasus baru di Oktober 2020. Bahkan rekor pasien sembuh mencapai 5.810 orang, yang tercipta pada 15 Oktober 2020.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro mengatakan peningkatan kasus sembuh merupakan upaya dalam treatment atau pengobatan. Strategi yang telah dilakukan adalah menjaga ketersediaan obat yang diproduksi industri farmasi, ketersediaan tenaga medis dan rumah sakit rujukan.

“Per 22 Oktober 2020 supply obat perawatan COVID-19 sudah didistribusikan ke 34 provinsi dan 760 rumah sakit rujukan ditambah dengan lebih dari 250 ribu tenaga kesehatan, maka kita makin optimistis lebih banyak lagi kasus positif bisa disembuhkan,” ujarnya.

Meski upaya pengobatan lebih banyak dilakukan oleh Dokter dan fasilitas kesehatan, namun dr Reisa mengatakan masyarakat tetap dapat berperan. Caranya cukup mudah yaitu mendukung dan mendoakan tenaga medis agar semangat menyembuhkan pasien.

Selain itu, masyarakat juga bisa mendukung dengan disiplin dalam protokol kesehatan, yakni dengan #pakaimasker, #jagajarak hindari kerumunan, dan #cucitangan pakai sabun serta air mengalir.

“Pastikan tetap disiplin pencegahan dengan 3M, tentunya untuk memastikan kita terlindungi sekaligus tidak menambah jumlah pasien yang ditangani para tenaga medis,” katanya.

 

 

Editor : Aron

Sumber : cnnindonesia