Fasilitas contactless di Bandara Changi, Singapura. Foto: Changi Airport
Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) melaporkan 14 kasus baru virus corona pada Sabtu (24/10).
Mengutip Straits Times, dari 14 kasus yang dilaporkan 2 di antaranya adalah pekerja di Terminal 3 Bandara Changi Singapura. Namun kedua kasus komunitas itu tidak saling berkaitan.
Salah satunya adalah petugas keamanan di T3, yang pergi bekerja sebelum ia masuk rumah sakit. Dia juga sempat mengunjungi National Eye Centre untuk perawatan kondisi medis yang tidak terkait dengan COVID-19.
Sementara satu pekerja lainnya adalah asisten skrining dan swab di Raffles Medical di T3, ia pun sempat bekerja sebelum masuk rumah sakit.
“Sementara kedua kasus yang bekerja di T3, mereka tidak berinteraksi satu sama lain, dan penyelidikan epidemiologi sejauh ini belum menemukan hubungan apa pun di antara mereka,” kata Kemenkes Singapura dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (24/10) malam.
Singapura Laporkan 14 Kasus Corona Baru, Termasuk 2 Pekerja di Bandara Changi (1)
Petugas memindai penumpang untuk mencegah penyebaran virus corona di Bandara Internasional Changi, Singapura. Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN
Pihak MOH mengatakan sebagai tindakan pencegahan semua individu yang bekerja di T3 yang mungkin memiliki kontak dengan wisatawan akan diuji untuk COVID-19.
Karena volume perjalanan diperkirakan akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang, Kemenkes Singapura telah melakukan pembicaraan dengan badan publik untuk meningkatkan pengujian rutin terhadap staf di garis depan yang bekerja di Bandara Changi.
Di antara 11 kasus impor adalah tiga orang Singapura, Penduduk Tetap, tiga pemegang izin kerja, dua pemegang izin kunjungan jangka panjang, pemegang izin kunjungan jangka pendek, dan pemegang izin pelajar.
Mereka kembali dari India, Filipina, Indonesia, dan Prancis.
Singapura Laporkan 14 Kasus Corona Baru, Termasuk 2 Pekerja di Bandara Changi (2)
Petugas medis melakukan test swab pada seorang pekerja migran di Singapura. Foto: REUTERS / Edgar Su
Mereka semua telah diberitahukan untuk tinggal di rumah setelah tiba di Singapura dan dilakukan uji COVID-19.
Berdasarkan data Worldometers, hingga kini Singapura memiliki total 57.965 infeksi corona dengan 28 kematian.
Sebanyak 57.829 pasien telah pulih, 53 pasien masih dirawat di rumah sakit, sementara 40 lainnya dirawat di fasilitas komunitas.
Editor : Aron
Sumber : kumparan