Ilustrasi. Nutrisi yang kaya membuat apel jadi salah satu buah yang memberikan banyak manfaat kesehatan. (PublicDomainPictures/Pixabay)

Nutrisi yang kaya membuat apel jadi salah satu buah populer yang sering dikonsumsi. Berbagai penelitian membuktikan manfaat buah satu ini.

Apel kaya akan serat, vitamin C, dan senyawa antioksidan. Apel juga rendah kalori yang membuatnya cocok dikonsumsi bagi Anda yang sedang menjalani program diet. Sejumlah studi menunjukkan, memakan apel bisa memberikan banyak manfaat kesehatan.

Apel sering kali dikonsumsi dalam kondisi mentah, bersama dengan kulitnya. Selain itu, apel juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus atau menjadi salah satu pilihan buah dalam salad.

Nutrisi Buah Apel

Satu buah apel berukuran sedang atau sekitar 182 gram menawarkan sejumlah nutrisi berikut, melansir  Healthlin:

– 95 kalori

– 25 gram karbohidrat

– 4 gram serat

– 14 persen dari kebutuhan harian vitamin C

– 6 persen dari kebutuhan harian kalium

– 5 persen dari kebutuhan harian vitamin K

Apel juga mengandung sekitar 2-4 persen kebutuhan harian mangan, tembaga, serta berbagai vitamin seperti A, E, B1, B2, dan B6.

Apel juga kaya akan polifenol, senyawa antioksidan yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Polifenol diketahui memiliki berbagai manfaat seperti meningkatkan daya ingat, menjaga kesehatan pencernaan, dan mencegah berbagai penyakit kronis seperti penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes, dan lain-lain.

Untuk mendapatkan manfaat terbaik, konsumsi apel bersama dengan kulitnya.

Manfaat Buah Apel

Jangan heran jika apel jadi buah pilihan banyak orang. Pasalnya, kebiasaan konsumsi apel membawa banyak dampak positif untuk tubuh, seperti berikut.

1. Membantu menurunkan berat badan

Kandungan serat yang kaya membuat apel jadi buah yang mengenyangkan.

Sebuah penelitian menemukan, orang yang mengonsumsi potongan buah apel sebelum makan merasa lebih kenyang dibandingkan mereka yang mengonsumsi saus apel, jus apel, atau produk buah lainnya. Orang yang mengonsumsi irisan apel juga rata-rata makan 200 kalori lebih sedikit daripada mereka yang tidak.

Studi lainnya terhadap 50 perempuan dengan kelebihan berat badan menemukan, konsumsi apel membuat mereka kehilangan rata-rata 1 kilogram dan makan lebih sedikit kalori secara keseluruhan.

Ilustrasi Buah Apel DietIlustrasi. Kandungan serat yang kaya membuat apel cocok dikonsumsi bagi Anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan. (mojzagrebinfo/Pixabay)

2. Menjaga kesehatan jantung

Apel diklaim dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Salah satu alasannya adalah karena serat larut dalam apel yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Apel juga mengandung polifenol yang bersifat antioksidan. Banyak polifenol terkonsentrasi di bagian kulit apel.

Salah satu polifenol yang ada di dalam apel adalah epikatekin flavonoid, yang dapat menurunkan tekanan darah. Flavonoid dapat membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar kolesterol jahat, dan bertindak sebagai antioksidan yang berperan dalam melawan peradangan.

 

3. Menurunkan risiko diabetes

Sebuah penelitian besar menemukan, makan apel sehari dikaitkan dengan risiko 28 persen lebih rendah terhadap diabetes tipe-2.

Peneliti menduga, efek polifenol dalam apel membantu mencegah kerusakan jaringan pada sel beta di pankreas. Sel beta berperan dalam menghasilkan insulin dalam tubuh dan sering kali mengalami kerusakan pada penderita diabetes tipe-2.

 

4. Memiliki efek probiotik

Apel mengandung pektin, serat yang berfungsi sebagai probiotik. Artinya, apel dapat memberi makan untuk bakteri baik di usus.

Probiotik membantu melindungi dan memelihara kesehatan sistem pencernaan, terutama lambung dan usus, dari serangan berbagai penyakit.

 

5. Mencegah kanker

Sebuah studi menunjukkan hubungan antara senyawa dalam apel dengan risiko kanker yang lebih rendah. Selain itu, penelitian lain juga melaporkan, konsumsi makan apel menekan risiko kematian akibat kanker.

Para ilmuwan percaya bahwa manfaat ini didapat dari efek antioksidan dan antiinflamasi yang ada pada apel.

 

6. Melawan asma dan melindungi paru-paru

Apel kaya akan antioksidan yang dapat membantu melindungi paru-paru dari kerusakan oksidatif.

Sebuah penelitian besar menemukan, semakin banyak jumlah apel yang dikonsumsi, semakin rendah risiko asma yang muncul. Makan sekitar 15 persen apel besar per hari dikaitkan dengan risiko 10 persen lebih rendah terkena asma.

Kulit apel mengandung flavonoid quercetin yang dapat membantu sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan. Ini adalah dua cara yang dapat memengaruhi asma dan reaksi alergi.

 

7. Menjaga kesehatan tulang

Makan buah apel dikaitkan dengan kepadatan tulang yang lebih tinggi. Para peneliti percaya bahwa senyawa antioksidan dan anti-inflamasi dalam apel dapat membantu meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang.

Dalam sebuah penelitian, proses kehilangan kalsium pada tulang orang yang rajin mengonsumsi apel lebih sedikit daripada mereka yang tidak.

 

8. Melindungi otak

Jus apel ditemukan memiliki manfaat untuk melindungi otak dari penurunan fungsi kognitif terkait usia. Dalam penelitian, konsentrat jus dapat mengurangi spesies oksigen reaktif berbahaya di jaringan otak dan mengurangi risiko penurunan kondisi mental.

Jus apel juga dapat membantu mempertahankan asetilkolin, neurotransmitter yang dapat menurun seiring bertambahnya usia. Tingkat asetilkolin yang rendah dikaitkan dengan penyakit Alzheimer.

Editor : Aron
Sumber : cnnindonesia