JAKARTA – Burger mini ini tampilannya mungil dan menggemaskan. Tetapi beragam varian isinya tetap padat dengan rasa gurih yang mantap.
Burger populer sebagai jenis junk food. Berupa roti bun yang dibelah dengan isian berupa sayuran, patty daging, keju dan saus. Belum diketahui jelas dari mana burger berasal, orang masih memperdebatkan apakah dari Jerman atau Amerika.

Meskipun begitu, burger sangat populer di seluruh dunia hingga Indonesia. Selain burger menu fast food ada juga burger versi lain dengan isian keju lumer dan patty daging tebal. Tak hanya burger berukuran 10 cm tetapi ada juga burger mini dengan diameter sekitar 5 cm.

Salah satu penjual burger mini adalah Ms Carbs, menawarkan burger mini untuk dua kali gigitan saja. Meski mungil burger memiliki berbagai varian isian. Mulai dari karaage, ikan hingga udang.

Burger mini ini cukup populer di kalangan food blogger. Melalui media sosial, banyak food blogger yang membagikan momennya kala menikmati burger unik tersebut. Kami pun ikut dibuat penasaran. Sekotak burger mini berisi 10 buah burger kami pesan secara online (Rp. 98.000).

Untuk varian isiannya berupa 2 Fish, 2 Karaage, 2 Shrimp, Creamy Egg, Smoked Hash, Koteju dan Chicken Skin. Selain isian tersebut, burger mini itu juga diberi sayuran berupa selada dan saus.


Burger mini itu dikemas menggunakan kantong kertas, baru kemudian dikemas lagi menggunakan kotak berwarna hitam. Ada yang menarik di balik tutup kotaknya, yakni tulisan ‘Jangan takut gendut’. Saat kotaknya dibuka, aroma gurih tercium tajam.

Dari sekian banyak varian, yang menjadi andalannya adalah burger mini shrimp katsu dan chicken katsu. Kami mencicipi kedua varian itu terlebih dahulu. Pertama shrimp katsu, kami tak heran mengapa ini menjadi varian andalannya.

Pasalnya udang pada katsunya diberikan secara royal dan dalam potongan-potongan yang terbilang besar. Saat digigit terdengar bunyi ‘krees’. Tekstur renyah pada adonan yang membalut udang berpadu sempurna dengan mayo yang creamy.


Kami menyukai roti bunnya. Meskipun tanpa biji wijen, tetapi tekstur roti bunnya sangat lembut dan sedikit manis. Cocok dipadukan dengan isian burger yang renyah dan dominan gurih.

Untuk varian chicken karaage diberikan saus mayo yang melapisi chicken karaage. Meskipun begitu, tidak membuat tekstur chicken karaage jadi melempem. Chicken karaage itu tetap terasa renyah. Tak kebanyakan tepung, daging ayamnya juga terasa juicy dan bagian luarnya garing.

Kami terkesan dengan varian koteju atau singkatan dari kornet, telur, keju. Telurnya dibuat mata sapi, tetapi dalam ukuran mini. Sepertinya mereka menggunakan telur puyuh. Sementara kejunya menggunakan keju cheddar lembaran. Hanya sayang kornetnya yang terlalu asin dan tekstur lembek.


Penggemar telur pasti menyukai varian creamy egg. Burger tersebut diisi dengan telur orak-arik dan krim mayo. Begitu burgernya digigit, telur tersebut langsung meleleh. Ini adalah bagian yang paling kami suka. Telurnya juga tak meninggalkan aroma amis.

Sementara pada varian smoked hash, aroma asapnya cukup terasa. Varian ini menggunakan daging panggang yang diberi saus barbeque. Rasa saus BBQ mengingatkan kami pada burger versi klasik.

Burger varian chicken skin juga tak kalah menarik. Kulit ayam digoreng garing sehingga menghasilkan rasa kriuk ketika dikunyah. Burger varian ini juga diberikan saus mayo. Tekstur pada kulit ayamnya tak melempem meski dilapisi mayo.


Mini burger ini juga diberi lapisan daun selada. sayangnya daun selada jadi layu dan kurang enak dimakan. Mungkin karena perjalanan saat diantar oleh driver ojek online. Mini burger ini cocok untuk camilan sore seperti afternoon tea atau suguhan arisan dan kumpul bareng teman.

Untuk pemesanan bisa melalui Whatsapp dan Line resmi milik Ms Crabs. Nantinya akan diantar menggunakan driver ojol. Kamu juga bisa memesan custom dengan memilih sendiri varian burger yang kamu suka. Oiya, pemesanan sebaiknya dilakukan H-1.

Ms Crabs
Jakarta Timur
Jam Buka : Senin – Sabtu Pukul 10.00 – 17.00
Whatsapp : 089508090910
Line : ms.carbs
Instagram : ms.carbs

Editor: PARNA
Sumber: detikfood