JAKARTA – Brasil pada Kamis (28/5) mencatatkan rekor tertinggi kasus baru virus corona sebanyak 26.417.

Dikutip dari CNN, Kementerian Kesehatan Brasil mengatakan dengan penambahan tersebut maka total kasus Covid-19 di negara itu menjadi 438.238.

Sementara jumlah kematian baru mencapai 1.156 sehingga total keseluruhan mencapai 26.754. Brasil selama tiga hari berturut-turut mencatat lebih dari 1.000 kematian dalam sehari.

Meski tingkat infeksi dan kematian corona masih tinggi, Wali Kota Sao Paulo Bruno Covas mengumumkan pedoman baru untuk secara bertahap membuka kembali kota.

Sao Paulo merupakan salah satu wilayah di Brasil yang terpapar parah virus corona.

Pada Rabu, Sao Paulo melaporkan 129 kematian baru dan 3.096 kasus baru, yang merupakan 15 persen dari total keseluruhan di Brasil. Kota ini mencatat 54.948 kasus Covid-19.

Foto: CNN Indonesia/Fajrian

Bruno Covas dalam konferensi pers mengatakan bahwa beberapa sektor di kota itu diminta untuk menyusun rencana pembukaan kembali. Setelah rencana ini disetujui oleh pemerintah kota, maka dapat dibuka kembali.

Sejumlah bisnis yang diizinkan untuk mengajukan rencana pembukaan kembali yakni kantor, toko ritel, dealer mobil, agen properti dan pusat perbelanjaan. Tempat makan dan gym tidak termasuk. Sementara belum ada rencana untuk pembukaan kembali sekolah dan taman bermain.

Lihat juga: Kasus Corona di Korsel Melonjak Lagi, Klaster Baru Terdeteksi

Rencana datang setelah para ahli memperingatkan bahwa Amerika Latin menjadi pusat krisis baru corona. Brasil terpapar parah virus corona dan menjadikannya sebagai negara dengan kasus corona terbanyak kedua di dunia setelah AS.

Bahkan pada Senin dan Selasa lalu, Brasil mencatatkan angka kematian harian lebih tinggi daripada AS.

Sejumlah pihak menilai lonjakan kasus Covid-19 Brasil terjadi lantaran buruknya penanganan pemerintah, terutama respons Presiden Jair Messias Bolsonaro dalam menanggapi pandemi. Kebijakannya dianggap kontroversial.

Seperti halnya Presiden AS Donald Trump, sejak awal penyebaran, Bolsonaro kerap menganggap virus corona tak ubahnya flu biasa.

Akibat Covid-19, Brasil mengalami krisis kesehatan masyarakat terburuk sejak wabah virus Zika pada tahun 2015. (dea)

Editor: PARNA
Sumber: CNN Indonesia