BANDUNG – Polisi langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap Youtuber, Ferdian Paleka yang melakukan prank bingkisan berisi sampah kepada waria di Kota Bandung, Jawa Barat. Ferdian berhasil ditangkap di Ruas Tol Jakarta-Merak, Banten, dini hari tadi.

“Ditangkap di Kilometer 19 Tol Jakarta-Merak, Tangerang, Jumat dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Saptono Erlangga, Jumat (8/5).

Saptono menyebut Ferdian ditangkap bersama tiga orang lainnya, yakni rekannya M. Adil, ayahnya Herman dan pamannya Jamaludin. Namun, Saptono masih enggan memberikan kronologi secara detail terkait penangkapan Ferdian.

“Lengkapnya nanti jam dua ekspose di Polrestabes Bandung,” ujarnya.

Dalam kasus prank ini, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah Ferdian, Aidil, dan Tubagus Fahddinar, yang ditangkap lebih dahulu beberapa waktu lalu.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 45 ayat (3) UU ITE juncto Pasal 51 ayat (2) UU ITE.

Kasus yang menjerat Ferdian ini bermula dari aksi prank yang ia lakukan dengan cara membagi-bagikan sembako yang dibungkus dengan dus mi instan kepada sejumlah waria di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung pada Sabtu (2/5) sekitar pukul 02.00 WIB.

Namun, setelah dibuka dus itu ternyata berisi beberapa batu dan sampah sisa makanan. Ferdian mengunggah video tersebut ke Youtube dengan judul ‘Prank Kasih Makanan ke Banci CBL’. Namun, tayangan video tersebut sudah dihapus sang Youtuber pada Senin (4/5).

Kelakuan Ferdian itu kemudian dilaporkan oleh para korban ke Polrestabes Bandung. Dari laporan itu, polisi lantas melakukan penyelidikan. Polisi sempat kesulitan mencari keberadaan Ferdian yang sempat kabur ke Palembang, Sumatera Selatan.

Polrestabes Bandung juga telah menyita mobil bernomor polisi D 1030 CW. Mobil tersebut dipakai Ferdian dan dua rekannya saat melakukan aksi prank bingkisan isi sampah kepada para waria.

Editor: PARNA
Sumber: CNN Indonesia