JAKARTA

Asmara Abigail berbagi cerita dengan detikcom. Ia ternyata kini tengah berada di Italia, negara kedua dengan jumlah wabah Corona terbesar setelah China.

Asmara Abigail sudah ada di sana sejak beberapa minggu yang lalu. Ada berbagai kegiatan yang seharusnya dilakukan, mulai dari fashion show hingga screening film-filmnya.

Bagaimana cerita Asmara Abigail berada di zona merah wabah virus Corona?

“Aku jadi parno, di sini juga kan musim dingin karena climate change, kadang udah bisa 21 derajat, besoknya 4 derajat. Sebelum climate change, winter kan winter aja, tapi sekarang bisa naik turun. Orang Indonesia kan nggak biasa dingin, aku sering bolak-balik Italia, tapi tetap aja untuk badan jadi fragile. Kadang kena pusing dikit karena angin, mungkin udara nggak minus, tapi angin kencang itu bikin jadi pusing,” kisahnya.

“Jadi kalau pilek dikit, pusing dikit jadi parno. Ini Corona bukan ya? Tapi aku nggak pernah panas, kebetulan ciri-ciri Corona itu kan panas dan sesak napas. Nah, aku nggak pernah.”

Asmara Abigail kini berada di Milan. Tak banyak kegiatan bisa dilakukannya karena di kota tersebut ada perubahan aturan untuk publik bisa keluar dari rumah.

“Kita nggak boleh keluar rumah, ada dendanya. Aku nggak tahu, tapi nonton berita, nggak tahu salah mengerti. Jadi kalau keluar rumah, kita harus punya surat, kayak surat pekerjaan atau apa gitu. Kemarin sebetulnya boleh keluar rumah, buat jalan atau minum kopi dengan jarak 1 meter satu sama lain,” tuturnya.

“Tapi sekarang berita sudah simpang siur, ada yang bilang nggak boleh keluar, self-quarantine, serius kayak penjara rumah gitu. Kosong beneran, dampak buat ekonomi juga berat banget di Italia.”

Editor: PARNA
Sumber: detikhot