Gisella Anastasia menyambangi Polda Metro Jaya pada hari ini, Jumat (14/2), bersama Sandy Arifin selaku kuasa hukum. Kedatangan perempuan berusia 29 tahun tersebut ialah untuk memberi keterangan tambahan terkait kasus penyebaran hoaks video porno mirip dirinya.

Kepada pihak kepolisian, Gisella Anastasia memberikan kepastian bahwa dirinya siap menjalankan proses hukum hingga ke tahap berikutnya. Pada kesempatan itu juga, ia diberi tahu siapa pelaku kasus penyebaran hoaks tersebut.

“Tadi, sih, ada satu yang kami lihat, yang paling banyak menyebarkan (video). Kalau yang pertama membuat, benar-benar sudah enggak bisa kelihatan sama sekali,” ucap perempuan yang akrab disapa Gisel itu, Jumat sore.

Gisel, Polda Metro Jaya

Hanya saja, Gisella Anastasia enggan membocorkan identitas pelaku. Yang jelas, pelaku belum ditangkap dan tidak berada di Jakarta.

“Sudah, tadi ditunjukkan orangnya, diperlihatkan. Sudah (tahu keberadaan pelaku), sudah detail. Pokoknya, keberadaanya di luar kota,” ujar Sandy Arifin yang saat itu mendampingi Gisella Anastasia.

Kini, Gisella Anastasia dan kuasa hukumnya tinggal menunggu perkembangan kasus tersebut. Kemungkinan, pelaku akan dipanggil dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Gisel, Polda Metro Jaya
Gisel bersama Wijin dan pengacaranya Sandy Arifin saat datangi ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Foto: Ronny

“Aku harus kasih efek jera saja untuk orang-orang supaya lain kali bisa ngerti, kalau nyebarin saja itu bisa dikenakan pasal. Tetap harus dikasih pelajaran dan diproses. Memaafkan, mah, tetap memaafkan, cuma tetap diproses saja, buat jadi contoh,” pungkas Gisella Anastasia.

Mengilas balik, pada Oktober 2019 lalu, kekasih pebasket Wijaya Saputra tersebut melaporkan akun di media sosial Twitter yang menyebarkan video porno dengan pemeran mirip dirinya. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/6864/X/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus.

Gisella Anastasia membantah pemeran video porno itu adalah dirinya. Ia merasa dirugikan lantaran banyak orang mengaitkannya video tersebut dengan dirinya.

Editor: PARNA
Sumber: kumparan