JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menentukan tokoh yang akan menjadi Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) baru. Tokoh ini akan menggantikan Laksamana Madya TNI Purnawirawan Achmad Taufiqoerrochman yang saat ini menduduki jabatan tersebut.

Hal ini diungkap oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Mahfud MD usai mengikuti rapat Tim Penilaian Akhir (TPA) bersama Jokowi. Rapat tersebut digelar di Kompleks Istana Kepresidenan pada Kamis (16/1).

“Tadi rapat TPA, rapat pengangkatan pejabat untuk Bakamla. Sudah diputuskan orangnya tadi, kan sudah habis anunya (masa jabatannya),” ungkap Mahfud.

Kendati begitu, Mahfud enggan mengungkap siapa tokoh yang akan ditunjuk kepala negara untuk memimpin Bakamla ke depan. “Nanti saja biar diumumkan oleh Istana,” ucapnya.

Dalam rapat tersebut, Jokowi turut menyertakan menteri-menteri lain untuk ikut menilai tokoh yang akan ditunjuknya nanti. Mereka adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Kemudian, turut hadir Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono.

Sejak September 2018, Taufiqoerrochman ditunjuk untuk menduduki pucuk pimpinan Bakamla. Namun, ia akan memasuki masa pensiun tahun ini.

Bakamla sendiri tengah menjadi sorotan sejak isu masuknya kapal-kapal asing ke perairan Natuna di Kepulauan Riau. Bakamla bersama TNI menjadi satuan yang terus melakukan pemantauan kapal-kapal asing di Natuna.

Selain membahas soal pergantian Kepala Bakamla, Menhub Budi Karya mengatakan rapat tadi juga membahas soal rotasi pejabat setingkat eselon I di seluruh kementerian. Tujuannya, untuk memberikan penyegaran bagi para pejabat negara yang menempati tingkat kerja tersebut.

“Keputusan formalnya nanti baru diberikan seminggu lagi, saya belum boleh informasikan. Tapi di saya (Kemenhub) ada tujuh orang yang dirotasi dan dipromosikan,” katanya.

Editor: PARNA
Sumber: CNN Indonesia