MEXICO CITY – Sekelompok pria bersenjata menculik 23 orang dari sebuah klinik rehabilitasi untuk para pecandu narkoba di Meksiko tengah. Namun kemudian sebanyak 13 orang di antaranya yang sebagian dalam kondisi terluka, dilepaskan oleh para penculik.

Menurut saksi-saksi mata, sekelompok besar pria bersenjata tiba di klinik rehab di Irapuato, negara bagian Guanajuato pada Rabu (4/12) waktu setempat dan menyerbu fasilitas tersebut. Mereka datang dengan menggunakan beberapa kendaraan.

“Kami memiliki nama-nama 23 (korban), yang 13 orang di antaranya kemudian telah muncul kembali dan 10 orang masih hilang,” kata jaksa penuntut Guanajuato, Carlos Zamarripa kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (6/12/2019).

“Beberapa dari mereka terluka dan dapat dipahami, mereka enggan untuk membahas apa yang terjadi,” imbuhnya.

Guanajuato yang merupakan pusat industri dan pariwisata, telah semakin terpukul oleh kekerasan yang melanda sebagian besar Meksiko.

Presiden Andres Manuel Lopez Obrador tengah berjuang untuk mengendalikan kekerasan, yang sebagian besar disalahkan pada kartel-kartel narkoba Meksiko yang kuat.

Pemerintahan Obrador telah mengalami serangkaian berita buruk di bidang keamanan baru-baru ini, termasuk pembantaian sembilan wanita dan anak-anak dari komunitas Mormon AS-Meksiko dan upaya yang gagal untuk menangkap putra gembong narkoba yang dipenjarakan Joaquin “El Chapo” Guzman.

Editor: PARNA
Sumber: detiknews