Jakarta – Meski pembicaraan antara Prabowo Subianto dan Surya Paloh dinyatakan tak membahas kursi menteri, namun silaturahmi politik Prabowo dinilai bertujuan melobi parpol-parpol pro-Jokowi supaya Gerindra bisa masuk koalisi.

“Semua peristiwa punya konteks. Perjumpaan Prabowo dan Surya Paloh ada dalam konteks mencari titik temu dalam proses lobi dan negosiasi, hubungannya dengan penentuan kabinet. Itu paling masuk akal,” kata pakar komunikasi politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto, kepada wartawan, Senin (14/10/2019).

 

Doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran ini melihat ada resistensi dari parpol-parpol asli pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Resistensi itu dinilainya masuk akal, karena itu berhubungan dengan pembagian kue kabinet. Semakin banyak orangnya, semakin kecil kue yang didapat. Kini tambah satu lagi parpol mau masuk. Kue akan semakin kecil didapat masing-masing parpol.

“Tentu salah satu pihak yang resisten adalah Partai NasDem, maka Ketua Umumnya dikunjungi Prabowo semalam,” kata Gun Gun.

Lobi-lobi tingkat tinggi dilancarkan Prabowo untuk meredakan resistensi semacam itu. Ini normal saja dalam politik. Namun tentu saja yang disampaikan ke publik tidaklah sevulgar itu. Surya Paloh tetap menyampaikan bahwa tak ada pembicaraan kursi kabinet.

 

 

Bila Gerindra benar-benar diterima oleh koalisi Jokowi, maka koalisi itu akan gemuk, melampaui 75 persen di parlemen. Fungsi checks and balances rawan mogok. Suara masyarakat sulit terkanalisasi DPR lewat parpol non-koalisi. Tapi bukankah dengan begitu, program pemerintahan Jokowi-Ma’ruf nantinya bakal lancar karena banyak yang mendukung di DPR?

“Pengalaman sebelumnya, seringkali lancarnya kerja pemerintah tak berkorelasi dengan persentase koalisi di DPR. Misalnya era Presiden SBY, koalisinya hampir 75 persen tapi komitmen partai lemah dan berjalan sendiri-sendiri,” kata Gun Gun.

Selanjutnya, Prabowo berencana menemui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. “Ini bagian komunikasi politik mencairkan suasana, Gerindra sebagai new comer dia yang sowan,” kata Gun Gun.

 

 

 

 

 

 

Editor: PAR
Sumber: detiknews