Global Finance mengeluarkan laporan terbaru mengenai bank paling aman di Asia selama tahun ini. Setidaknya ada 110 negara yang masuk dalam penilaian tersebut, termasuk Indonesia.
Metode penilaian yang digunakan berdasarkan peringkat mata uang asing jangka panjang yang dikeluarkan tiga lembaga internasional, Fitch Ratings, Standard & Poor’s, dan Moody’s Investors Service. Dalam setiap kategori peringkat, bank disusun berdasarkan ukuran aset yang merujuk pada data laporan tahunan terbaru yang diberikan oleh Fitch dan Moody’s.
Berdasarkan keterangan resmi Global Finance yang diterima kumparan, Senin (7/10), PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mewakili Indonesia sebagai bank paling aman di Asia 2019. BCA masuk bersama jajaran bank lainnya, seperti Maybank dari Malaysia, DBS Bank dari Singapura, hingga China Development Bank dari China.
“Kami menyediakan daftar ini untuk membantu eksekutif keuangan perusahaan menemukan mitra terbaik. Sekaligus untuk menavigasi rezim keuangan di masing-masing negara di mana mereka melakukan bisnis,” ujar Penerbit dan Direktur Editorial Global Finance, Joseph D Giarraputo.
Jika dikerucutkan menjadi sepuluh besar bank teraman di Asia 2019, sayangnya Indonesia tak ada di daftar tersebut. Adapun kesepuluh bank tersebut didominasi bank asal Singapura, Korea Selatan, Hong Kong, Taiwan, dan China.
DBS Bank asal Singapura menduduki peringkat pertama sebagai bank paling aman di Asia, disusul oleh Oversea-Chinese Banking Corporation dan United Overseas Bank yang juga asal Singapura.
Peringkat selanjutnya berturut-turut merupakan bank asal Korea Selatan, yakni Korea Development Bank, The Export-Import Bank of Korea, dan Industrial Bank of Korea.
Selanjutnya, ada Hang Seng Bank dari Hong Kong dan Bank of Taiwan yang menduduki peringkat ketujuh dan delapan.
Di peringkat kesembilan dan sepuluh diduduki oleh bank asal China, yakni China Development Bank dan Agricultural Development Bank of China.
Global Finance menilai, meskipun laju ekspor di negara-negara Asia saat ini tengah mengalami tekanan akibat perang dagang, bank-bank yang masuk dalam kategori paling aman tetap mampu membantu klien menjaga stabilitas dalam menghadapi perubahan dan ketidakpastian.
“Bank-bank yang memperoleh peringkat paling aman ini mampu membantu klien mereka menjaga stabilitas dalam menghadapi perubahan yang cepat dan meningkatnya ketidakpastian. Institusi-institusi yang seimbang ini dilengkapi dengan baik untuk mengendalikan segala kekacauan,” jelas Giarraputo.
Editor: PAR
Sumber: CNN Indonesia