Bagi beberapa orang, putus cinta bisa jadi fase paling sulit dan menyakitkan yang harus mereka hadapi. Berbagai kesedihan dan memori tentang sang mantan mau enggak mau harus dilewati.
Di saat seperti ini, bantuan dan dukungan dari orang terdekat seperti sahabat tentu sangat dibutuhkan. Karena merekalah yang bisa memahami atau merasakan kepedihan yang diakibatkan oleh patah hati atau putus cinta.
Sebagai seorang sahabat, biasanya kamu akan mencoba melakukan sesuatu untuk membuat sahabatmu yang patah hati bisa merasa lebih baik, bagaimana cara terbaik yang bisa kamu lakukan?
  • Jadilah pendengar yang baik
Ketahuilah, terkadang saat seseorang sedang merasa terpukul atau sedih, mereka hanya membutuhkan seseorang untuk bisa mendengarkan ceritanya.
Dalam hal ini, temanmu mungkin akan menjadi sangat tertutup dan menolak untuk berbicara, apalagi menceritakan bagaiman hubungannya dengan sang pacar berakhir.
Namun, saat dia mulai menceritakannya pelan-pelan, cobalah mendengarkan dengan baik dan jangan menyela, ya.
  • Jangan mengkritik
Saat kamu udah mendengar cerita tentang gimana sahabatmu bisa mengakhiri hubungannya, kamu mungkin punya persepsi yang berbeda tentang siapa yang salah atau apapun itu.
Namun, di saat seperti ini, ditahan dulu, ya. Ada waktu yang tepat untuk itu dan jelas bukan saat yang tepat untuk membahas apa yang salah dalam hubungan sahabatmu.
Daripada mengkritik, lebih baik berikanlah saran membangun untuk move on. Bicaralah tentang hal-hal yang membuatnya bahagia, yang akan mengalihkan perhatiannya dari kehidupan cinta yang berantakan.
  • Beri dorongan kepada temanmu untuk melakukan hal-hal yang disukainya
Terlepas siapa yang salah, sebagai sahabat, kamu harus tetap mendukung keputusan sahabatmu. Karena, dengan dukungan dari orang-orang terdekat, dia akan lebih optimis untuk move on.
Dukung juga sahabatmu bisa melakukan apa yang dia suka, asalkan itu membuat dia bahagia dan lupa akan masalah patah hati yang menimpanya.
Dengan terlibat dalam beberapa kegiatan yang menyibukkan seperti olahraga, traveling, dan lain-lain, maka otomatis itu akan membuatnya gembira dan berpikir positif.
  • Bantu temanmu untuk mencari bantuan profesional jika dibutuhkan
Jika semua hal udah dicoba dan sahabatmu masih juga terpuruk dan belum bisa menerima kenyataan tentang putus cinta, jangan biarkan kesedihan menyelimuti mereka, ya.
Kamu sebagai sahabatnya pasti enggak mau kalau sahabatmu mengalami masalah kesehatan mental karena efek patah hati, kan?
Jadi, jangan tinggalkan dia sendirian atau kalau perlu kamu bisa temani dia untuk bertemu dengan seorang ahli seperti psikolog untuk membantunya menghadapi lewat konseling atau terapi.
Editor: PAR
Sumber: kumparan