Ilustrasi teh herbal Foto: Shutterstock
Ibu hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan atau minuman sembarangan. Sebab, apa yang dimakan ibu hamil juga akan dikonsumsi bayi di dalam kandungan lewat plasenta.
Lantas bagaimana dengan teh herbal? Bolehkah dikonsumsi ibu hamil?
Ya Moms, banyak orang percaya, segala sesuatu yang berhubungan dengan herbal baik untuk kesehatan, begitu pula dengan teh. Tidak seperti teh pada umumnya yang dibuat dari daun, teh herbal justru berasal dari bahan-bahan selain daun teh, seperti akar-akaran, bunga, biji-bijian, atau buah-buahan.
Bila teh biasa atau teh non-herbal mengandung kafein, hal ini tidak berlaku pada teh herbal. Teh herbal justru bebas kafein. Seperti yang kita tahu, ibu hamil dan menyusui sebaiknya tidak mengkonsumsi kafein secara berlebihan.
Karena bebas kafein, bukan berarti teh herbal bisa dipastikan aman 100 persen untuk ibu hamil. Hal itu karena, masih kurangnya data terkait efek dari teh herbal pada janin yang sedang berkembang.
Teh bunga krisan Foto: Shutterstock
Dilansir American Pregnancy Association, karena minimnya studi tentang dampak dari teh herbal untuk ibu dan janin, alhasil membuat banyak pihak tidak berani mengeluarkan anjuran konsumsi teh herbal. Lebih lanjut, Food and Drug Administration (FDA) juga mengimbau untuk berhati-hati saat konsumsi teh herbal.
Sebuah studi yang dilakukan tahun 2012 juga menunjukan bahwa konsumsi teh lebih dari 3 cangkir dapat menganggu penyerapan asam folat.
“Jika Anda membatasi asupan konsumsi teh herbal tidak ada bukti bahaya,” ujar David Elmer, MD., seorang Obgyn di Nantucket Cottage Hospital, Nantucker, Massachusetts, seperti dikutip dari The Parents.
Meski begitu, beberapa praktisi kesehatan ada yang menyarankan agar ibu hamil mengkonsumsi teh herbal namun dalam porsi tertentu. Hal ini dipercaya karena teh herbal baik untuk kesehatan ibu dan janin, terlebih karena teh herbal bebas kafein jadi tidak masalah dikonsumsi ibu hamil.
Ilustrasi Minum Teh Panas Foto: Shutterstock/Deer worawut
“Teh herbal dapat membantu tubuh tetap lembab ketika tidak minum air putih,” ungkap Amelia Hirota, D.Ac selaku herbalist and acupuncturist di Phoenix Fertility Center di East Greenwich.
Menurut laman Healthline, beberapa jenis teh herbal yang aman dikonsumsi ibu hamil adalah: red raspberry leaf tea, peppermint leaf tea, lemon balm tea, teh yang terbuat dari buah dan rempah.
Sementara teh yang kurang direkomendasikan untuk ibu hamil adalah chamomile tea, nettle leaf tea, dandelion leaf tea, pennyroyal tea, licorice root tea, laxative herbal tea, slippery elm bark tea, teh yang terbuat dari akar cichorium.
Jadi Moms, karena belum diketahui dengan pasti boleh tidaknya konsumsi teh herbal selama hamil, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Bila dokter sudah memberikan lampu hijau, Anda bisa konsumsi namun ingat, tetap jangan berlebihan.
Editor: PAR
Sumber: Kumparan