Ilustrasi pemeriksaan gigi anak Foto: Shutterstock
POJOK BATAM.ID – Gigi-geligi anak memang masih dalam proses pertumbuhan. Diawali dari tumbuh gigi, lalu gigi susu, dan berangsur-angsur akan digantikan dengan yang permanen. Tapi pada masa pertumbuhannya ini, pernah enggak, Moms menyadari kalau gigi anak berubah warna?
Menurut dr Michael Formenius, seorang dokter gigi senior dari Stockholm, Swedia, yang memiliki berbagai pusat kesehatan laboratorium gigi di Eropa dan Dubai, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan perubahan warna gigi anak. Dalam laman resmi miliknya, ia menjelaskan, 4 sebab yang paling umum, yaitu:
– Konsumsi suplemen atau obat-obatan
Anak minum obat. Foto: Shutterstock
Rupanya bila anak mengkonsumsi suplemen atau obat-obatan, dapat turut mengubah warna gigi. Hal ini karena pada obat maupun suplemen mengandung zat besi, sehingga akan meninggalkan noda hitam kecokelatan pada gigi. Tapi jangan khawatir, karena bisa dihilangkan oleh dokter gigi.
Adapun suplemen atau obat lain yang juga bisa mengubah warna gigi karena mengandung yodium, sulfida, perak nitrat, mangan, dan nikel. Sebaiknya sebelum beri anak suplemen atau obat-obatan, konsultasikan ke dokter dulu dan tanyakan dampaknya pada gigi ya, Moms.
– Gigi terluka
Ketika ada gigi yang terluka, maka risikonya juga adalah bisa menimbulkan perubahan warna pada gigi. Kemungkinan tampak biru kemerahan, karena efeknya terjadi pada pupla. Segera bawa anak ke dokter gigi, sebab perubahan warna bisa bersifat sementara maupun permanen.
– Kerusakan gigi
Ilustrasi anak sakit gigi. Foto: Shutter Stock
Kerusakan gigi seperti gigi bolong, bisa membuatnya terlihat jadi sangat putih, kuning, atau justru hitam. Disarankan agar segera membawa anak ke dokter gigi sedini mungkin untuk mengatasinya. Juga sesudahnya, yaitu rajin mengunjungi dokter gigi sebagai langkah pencegahan yang baik.
– Sayuran
Meski sayuran menyehatkan tubuh, di sisi lain juga bisa membuat warna gigi anak berubah. Hal ini dikarenakan, pada sayuran hijau banyak mengandung klorofil, Moms. Namun hal ini seringnya menimpa anak yang punya kebiasaan menjaga kebersihan mulut yang buruk. Untuk itu, pastikan setelah makan sayur dan apapun itu, anak membersihkan mulutnya dengan benar.
Editor: PAR
Sumber: Kumparan