La Liga musim 2019/20 baru berjalan tiga jornada tetapi satu korban sudah jatuh. Dia adalah Marcelino Garcia Toral. Pada Rabu (11/9/2019) Valencia resmi mendepak pelatih berusia 54 tahun itu dari kursi kepelatihan.
Keputusan ini terbilang mengejutkan. Pertama, karena Marcelino sukses mempersembahkan trofi Copa del Rey musim lalu. Kedua, karena start Valencia di musim ini setidaknya tak seburuk musim lalu.
Pada musim lalu Valencia gagal menang di enam pertandingan pertamanya dan terjerembab di papan bawah. Sedangkan, kali ini mereka setidaknya sudah merengkuh satu kemenangan dalam tiga partai.
Namun, memang bukan itu yang membuat Marcelino dipecat. Adalah hubungan buruk dengan pemilik klub, Peter Lim, yang membuatnya kehilangan pekerjaan. Pemecatan Marcelino ini pun kemudian memicu respons negatif dari dua pemain senior, Ezequiel Garay dan Daniel Parejo.
Garay jadi pemain yang tampak paling kesal dengan pemecatan ini. Bek asal Argentina itu menyebut pemecatan itu tidak adil.
“Setelah bertahun-tahun bersamamu (tak cuma di Valencia) aku tahu persis siapa dirimu, baik secara profesional maupun personal,” tulis Garay di Instagram.
“Hal itu bukan cuma aku bayangkan karena kau telah menunjukkannya kepada semua orang. Tindakan selalu lebih kuat dari kata-kata dan kau adalah orang yang bersih dan transparan.”
“Di sini, kau berjalan keluar lewat pintu depan, Tuan. Siapa pun yang membuat keputusan ini TIDAK bisa memaksamu. Mereka semua sudah mengecewakan para pemain dan suporter dan aku akan berkata dengan lantang: INI TIDAK ADIL,” tambahnya.
Di kesempatan terpisah Parejo yang menjabat sebagai kapten tim itu juga mengutarakan kekecewaannya. Walau begitu, kata-kata pemain satu ini tidak sekeras milik Garay.
“Tuan, aku berharap yang terbaik untukmu,” tulis Parejo di Twitter. “Aku yakin kau akan mendapatkan yang terbaik di mana pun kau pergi. Terima kasih sudah membesarkan klub ini dan membuatku jadi pemain yang lebih baik.”
Marcelino didatangkan dari Villarreal pada 2017 silam. Selain mempersembahkan trofi Copa del Rey, dia juga berjasa membawa Los Che kembali ke Liga Champions selama dua musim berturut-turut.
Editor: PAR
Sumber: kumparan