Kambing Etawa di Gombengsari Banyuwangi Foto: Nur Syarifah Sa'diyah
Kambing Etawa di Gombengsari Banyuwangi Foto: Nur Syarifah Sa’diyah

POJOK BATAM.ID – Harga kambing tahun ini rata-rata mengalami kenaikan hingga Rp 500 ribu per ekor. Meski demikian penjualan kambing kurban super masih cukup prospektif.

Harga jual kambing super mencapai Rp 13 juta-15 juta per ekor dengan berat 130 kilogram (kg). Kambing super merupakan kambing jenis etawa senduro.
“Bobot kambing bisa mencapai 130 kilo. Kambing (jenis) ini biasanya diambil dari wilayah Lumajang (Jawa Timur) atau Kaligesing (Jawa Tengah),” ujar pedagang sekaligus peternak kambing Dr.Goat Livestock, Wildan bin Thalib kepada kumparan, Jumat (9/8).

Kambing etawa berasal dari India, disebut juga kambing Jamnapari. Tinggi kambing jantan berkisar antara 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter.
Bobot yang jantan bisa mencapai 130 kilogram, sedangkan betina hanya 63 kilogram. Telinganya panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya cembung. Baik jantan maupun betina bertanduk pendek.

Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. Keturunan silangan (hibrida) kambing etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai kambing peranakan etawa atau PE.

Kambing Etawa Seduro. Harga berkisar antara Rp 13 juta-15 juta. Foto: Dok. Istimewa
Pria yang akrab dipanggil Wildan ini menambahkan, pembeli kambing super ini beragam. Namun 80 persen pembeli merupakan masyarakat desa. Sebab, di desa ada tradisi pawai kambing sebelum proses pemotongan kurban.
“Hampir 80 persen yang dicari kambing super,” ungkapnya.
Untuk mendorong penjualan, Wildan juga memasarkan kambing super melalui akun media sosial Instagram. Modal awal untuk menjual kambing super ini sekitar Rp 10 juta-11 juta per ekor.
“Lewat Instagram juga @drgoat.livestock. Rata-rata kalau kambing super orang-orang mulai bulan puasa udah mulai pesan. Setiap tahun ada stok 10-15 ekor,” tandasnya.

Editor: HEY
Sumber: kumparan