Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi.

Pojok Batam.id, Batam – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menyatakan kewaspadaan terhadap monkey pox (cacar monyet) dari Singapura dianggap selesai sementara ini.
Hal itu mengacu pernyataan dari Konjen Singapura setelah hasil pertemuan dengan Dinas Kesehatan Kota Batam.
“Kami kemarin silaturahmi dengan Konjen Singapura dalam rangka menjalin kerjasama kalau terjadi kasus serupa, untuk masalah tersebut sudah dianggap clear, dan tentunya kita juga menganggap sudah selesai,” kata Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi baru-baru ini.
Didi menjelaskan, di Singapura sudah 18 orang yang telah menjalani Karantina dan sudah dikembalikan ke negaranya masing-masing. Sedangkan empat orang lainnya merupakan pegawai hotel, juga sudah dipulangkan. Namun salah satu warga negara Nigeria dinyatakan positif mengidap penyakit Cacar Monyet.
Di Batam, Didi menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari rumah sakit maupun dari Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang telah melakukan pengawasan di pelabuhan internasional yang ada di Batam.
“Belum ada laporan hingga kini. Karena secara teori terbukti, di Singapura bahwa penularan dari manusia ke manusia sulit terjadi,” ucapnya.
Sementara, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas Insecta Batam, Achmad Farchany menjelaskan, dilihat dari masa inkubasinya memang sudah melewati, yang berarti waktu beresiko menularkan sudah terlewati atau sudah aman. Namun begitu, pihaknya masih terus mengawasi wisatawan yang masuk ke Batam dengan Thermal Scanner.
“Masa inkubasi penyakit ini antara 12-14 hari, jadi kalau dua kali jadinya 28 hari, terus kami lakukan pengawasan, ” ujarnya.
Namun, Achmad menegaskan bahwa mendekati lebaran ini seluruh KKP wajib meningkatkan kewaspadaan dini, khususnya di pintu pelabuhan internasional.
“Thermal scaner tetap on, pengawasan dari staf-staf kami terhadap kunjungan dari internasional tetap ditingkatkan,” kata Achmad..co

Sumber : Batamnews.co.id
Editor : Heri