Pojok BatamKasus hoax Ratna Sarumpaet harus menjadi pelaran penting bagi masyarakat. Sebab, kebohongan Ratna Sarumpaet menimbulkan banyak korban. Korban informasi palsu.

‘Drama’ Ratna Sarumpaet menyita perhatian publik, di saat mereka juga tengah berempati atas bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Hal itu diungkapkan Politikus PDI Perjuangan, Nurmansyah Tanjung ketika mengomentari maraknya hoax menjelang Pemilu 2019.

Nurmansyah mengapresiasi atas cepatnya respons Polri dalam menindak kasus tersebut. Dia tak bisa membayangkan andai kebohongan Ratna Sarumpaet tak terungkap.

“Bisa-bisa masyarakat benar-benar terbelah. Apalagi tensi politik makin memanas,” tegas pria yang juga Anggota Komisi IX DPR itu.

“Tapi beruntunglah, banyak orang yang peduli untuk mengungkapnya termasuk Dokter Tompi,” lanjut dia.

Menurut Nurmansyah, Tompi bisa dikatakan sebagai dokter yang pertama kali cukup skeptis dan kritis ketika kasus ini muncul. Dia tak langsung percaya dan menelan mentah-mentah.

“Sebagai dokter, dia bijak. Melakukan analisis awal dari sisi kedokteran sebagai second opinion, di saat yang lain ‘terbius’ dengan sandiwara Ratna Sarumpaet,” ungkapnya.

Nurmansyah berharap Polisi mengusut tuntas kasus Ratna ini. Termasuk melakukan penelusuran lebih lanjut terkait adanya unsur kesengajaan maupun aktor intelektualnya.