Pojok BatamBangsa Indonesia sidang masuk dalam tahun politik. Dua hajatan besar lima tahunan digelar serntak. Karena itu MPR mengajak semua masyrakat untuk tetap rileks dalam menghadapi pemilu 2019.

Itu diungkapkan oleh Ketua Fraksi Golkar di MPR Agun Gunanjar Sudarsa saat menghadiri Seminar bertema Kebangsaan dengan tema ‘Membangun Pemilu 2019 yang Damai, Bersih dan Bermartabat’ di Gedung DPR, (15/10)

Agun juga mengatakan, suasana rileks dan santai itu penting dilakukan karena dikhawatirkan beberapa masalah tersebut akan semakin meruncing dan berpotensi mengganggu integrasi serta persatuan dan kesatuan bangsa.

“Karena baru pertama kali pemilu serentak digelar, tentu saja diharapkan partisipasi aktif bukan hanya dari para calon tapi juga seluruh rakyat Indonesia. Rileks saja seperti mengadakan hajatan saja dari kita dan untuk kita,” ujar Agun.

Diungkapkan Agun, proses antisipasi menjelang pemilu tersebut melalui beberapa tahapan yang sudah dimulai sejak Agustus 2017 lalu. Ini merupakan momen besar dalam sejarah perjalanan ketatanegaraan bangsa Indonesia sebab baru pertama kali diselenggarakan pemilu serentak.

Karena itu, Agun berharap, semua pihak harus bisa menciptakan suasana damai dan nyaman, menjaga agar tidak muncul hal-hal yang tidak baik seperti kecurangan-kecurangan, politik uang, fitnah dan kabar hoax. Pemilu 2019 nanti membutuhkan kedewasaan seluruh calon, pendukung dan juga rakyat.

“Inilah pentingnya sebuah kedewasaan bersama dan komunikasi politik yang baik agar bisa dimengerti semua orang,” ungkap dia.

Diketahui, seminar tersebut menampilkan Andini Effendi sebagai moderator dan para narasumber yakni Kabagintelkam Polri Komjen Pol. Lutfi Lubihanto, Ketua Bawaslu Abhan, Guru Besar Ilmu Politik Fisip UI Valina Singka Subekti dan pakar Komunikasi Politik Fisip UI Eriyanto.