Pojok Batam-   Banyak hal menarik yang bisa digali dari generasi milenial. Mulai kebiasaan, gaya hidup, ideologi, sampai tingginya minat membangun bisnis start-up. Itu merupakan pertanda bahwa generasi milenial sebagai salah satu tulang punggung ekonomi bangsa butuh pendidikan.

Tak heran, masyarakat Desa Maitara di Tidore, Maluku Utara, memilih untuk menggunakan dana desa untuk membangun gedung SMA di pulau yang mereka tinggali. Selama ini, Maitara memang tidak memiliki gedung SMA.

Untuk proses belajar-mengajar, siswa SMA harus meminjam ruang gedung SMP. Sebagian lagi harus bersekolah SMA di Kota Ternate atau Tidore.

“Uang yang harus kami keluarkan menjadi lebih besar karena anak-anak harus menyeberang pulau,” ujar Sekretaris Desa Maitara Idris Dano Umar.

Dengan bantuan dana desa, Desa Maitara kini bisa membangun gedung SMA Tododara Maitara. Warga empat desalah yang mengusulkan pembangunan sekolah itu. Yakni, Desa Maitara serta Desa Maitara Utara, Tengah, dan Selatan.

Meski hanya memiliki dua ruang kelas, anak-anak bisa bersekolah dengan nyaman dan tenang. Proses belajar-mengajar di SMA Maitara sekarang sudah memasuki tahun keempat.

“Dua ruangan itu bisa menampung 120 orang dari kelas I sampai kelas III. Siswanya sudah banyak yang lulus dan melanjutkan kuliah. Ada yang dapat beasiswa juga,” ungkapnya.

Penggunaan dana desa melalui Program Inovasi Desa (PID) di Desa Maitara itu sejalan dengan upaya Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk menghilangkan citra desa yang tertinggal, kumuh, dan dihuni penduduk berpenghasilan rendah.

“Dana desa dari Kemendes PDTT telah banyak menyulap desa menjadi maju dan mandiri,” kata Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo.

Leave a Reply