Pojok Batam- Menjaga pola makan sudah jadi patokan utama untuk mengontrol berat badan disamping berolahraga. terutama bagi mereka yang diet, pilihan makanan menjadi yang utama. Semakin seseorang pandai dalam memilah makanan sehat dan tidaknya, ia tentu bisa terhindar dari obesitas.

Kebanyakan orang gagal diet karena belum adanya tujuan dan motivasi yang matang untuk menjalankannya. Tak jarang, mereka selalu putus asa di tengah jalan dan mengabaikan usaha diet yang sebelumnya sudah dijalankan. Agar proses penurunan berat badan berhasil, dr. Grace Judio, selaku Spesialis Obesitas dan Pemilik Klinik Lighthouse Indonesia, mengungkapkan ada baiknya mengetahui dulu apa yang boleh dan dilarang saat menjalankan diet.

Do’s
1. Pilih Makanan Yang Cocok

Setiap orang memiliki selera yang berbeda-beda. Ada orang yang harus makan dengan nasi, ada orang yang makan sedikit tetapi banyak ngemil, dan ada orang yang suka makan diluar karena tuntutan kehidupan sosial. Metode diet yang akan dijalankan juga harus sejalan dengan gaya hidup Anda sehari-hari. Anda harus menentukan terlebih dahulu makanan apa yang ingin Anda hindari. Tentunya tetap disarankan kombinasi yang aman adalah protein + karbohidrat + lemak + sayur/buah.

2. Pikirkan Porsi

Orang yang bijak adalah orang yang tahu porsi dan kapan ia berhenti makan ketika sudah merasa kenyang. Kenyang disini dalam arti bukan ‘kekenyangan’. Hal ini demi mengontrol kalori yang Anda konsumsi per harinya. Idealnya tubuh manusia membutuhkan 1800 – 2000 kalori per hari. Jika sehari-harinya hanya beraktivitas didepan meja maka kalori yang dibutuhkan lebih sedikit dibandingkan dengan yang aktivitasnya selalu menguras fisik. Selain itu, mengontrol porsi makan dimulai dari pikiran Anda sendiri. Jangan sampai Anda makan hanya karena lapar mata, padahal Anda masih dalam keadaan kenyang.

3. Dengarkan Perut Anda

Terkadang ada orang yang memaksakan diet sehingga ia bingung memposisikan kapan ia harus makan dan kapan tidak. Normalnya makan ketika lapar dan makan apa yang sedang Anda inginkan. Hal ini dapat menghindari Anda kalap dari rasa lapar yang berlebihan.

Dont’s

1. Meremehkan Gula

Penyebab utama mengapa seseorang dianjurkan untuk menghindari karbohidrat karena zat tersebut mengandung gula. Tapi jangan sampai lupa bahwa karbohidrat bukan nasi saja tetapi tepung putih juga memiliki kandungan gula yang tinggi. Contohnya ayam goreng tepung memiliki kalori yang tinggi yaitu mengandung minyak dan gula dari tepungnya.

2. Diet Hanya Sementara

Kondisi diet yang hanya awal-awal saja akan berpengaruh pada proses metabolisme tubuh Anda. Jika sebelumnya Anda sudah gencar dengan diet yang ketat dibarengi oleh olahraga, lalu Anda berhenti diet, kemudian melakukan diet lagi, hal ini akan menyebabkan metabolisme Anda justru jadi melambat. Sehingga ketika Anda melakukan diet yang kesekian kalinya, kalori Anda akan sulit dibakar.

Leave a Reply